Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam beberapa hari terakhir membuat debit air sungai terus meningkat. Hal ini membuat 9 desa di Kecamatan Lempuing terendam banjir.
“Hujan masih terus terjadi hingga semalam sehingga debit air naik dan membuat 1.500 KK di 9 Desa di Kecamatan Lempuing terendam banjir,” kata Kalaksa BPBD OKI Listiadi Martin, Minggu (11/1/2026).
Menurut Listiadi, hujan terus terjadi hingga malam hari di Kecamatan Lempuing sehingga debit air cenderung meningkat. Ditambah lagi air kiriman dari sungai di OKU Timur membuat rumah, tambak dan sawah warga ikut terendam.
“Untuk di Mesuji, air sudah mulai surut tapi berbeda di Lempuing hujan yang tidak berhenti hingga malam tadi membuat sebut air terus meningkat,” katanya.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Ketinggian air mencapai lebih dari 100 cm, sehingga membuat jalan-jalan penghubung desa terputus. Warga harus menggunakan transportasi perahu. Selain itu tambak dan sawah warga juga terdampak karena saat debit air meningkat sawah dan tambak yang tergenang duluan.
“Diprediksi hujan akan terus terjadi di Kabupaten Lempuing sehingga kami mengimbau masyarakat untuk waspada jika sewaktu-waktu debit air meningkat. Kami dari BPBD dan tim gabungan TNI/Polri dan OPD terus melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga sudah membangun sejumlah dapur umum dan posko bagi warga yang rumahnya terdampak.
“Tadi kami sudah membangun dapur umum di sekolah. Bagi masyarakat yang rumahnya terendam banjir bisa mengungsi ke posko yang sudah disediakan,” ucapnya.
