Seekor Elang Berontok yang merupakan satwa dilindungi dievakuasi warga setelah menabrak warung. Saat ini, satwa tersebut diserahkan ke Pusat Rehabilitasi Satwa (PSR) Punti Kayu, Palembang, untuk mendapatkan perawatan.
Peristiwa Elang Berontok menabrak warung terjadi di kawasan Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/11/2025).
Anggota Sriwijaya Animal Lovers (SAL), Christian Purba mengatakan dirinya mendapat laporan mengenai kejadian tersebut pada Kamis. Setelah itu langsung ke TKP.
“Saya ditelepon teman bahwa ada elang menabrak warung warga di Tangga Buntung. Karena satwa itu dilindungi, saya langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Menurutnya, elang dengan warna dominan putih tersebut sempat berusaha terbang kembali namun oleng dan hampir jatuh kembali ke tanah. Pemilik warung segera menyelamatkannya dengan menutup tubuh satwa dilindungi itu menggunakan kain dan menempatkannya sementara dalam sangkar kucing.
Elang yang dievakuasi ini merupakan jenis Elang Berontok, satwa yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 dan Permen LHK Nomor P.106 Tahun 2018.
Kemudian, Christian menyerahkan satwa tersebut kepada Kepala Sumber Daya Alam Wilayah (KSDAW) 1 Palembang, Anjas Tuberlani.
“Hari ini (Jumat) kami menerima satu ekor Elang Berontok dari masyarakat melalui Sriwijaya Animal Lovers. Satwa ini ditemukan setelah menabrak warung,” kata Anjas.
Ia menjelaskan, elang akan menjalani pemeriksaan oleh dokter hewan dan penjagaan oleh animal keeper di Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Punti Kayu sebelum masuk kandang karantina maupun kandang sosialisasi.
“Setelah kondisi pulih dan layak, elang akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya. Namun apabila ditemukan penyakit atau virus yang berpotensi menular, satwa dilindungi tersebut tidak bisa dilepas dan akan ditempatkan di kebun binatang,” jelasnya.
Saat ini elang tersebut telah diantar ke PRS Punti Kayu Palembang untuk dilakukan pengamatan dan pemulihan secara intensif sebelum penanganan lebih lanjut.







