Polres Lubuklinggau menerjunkan 107 personelnya untuk mengamankan tempat wisata sungai selama libur tahun baru 2026. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana akibat peningkatan debit air sungai karena saat ini masih musim hujan deras.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi mengatakan pengamanan di tempat-tempat wisata di Lubuklinggau tersebut sudah direncanakan pihaknya sejak perayaan Natal 2025 lalu.
“Awal tahun baru 2026 ini juga merupakan atensi kita karena beberapa tempat wisata yang ada di kota Lubuklinggau ini rata-rata berkaitan dengan air seperti watervang, Sungai Malus, dan Sungai Kasie,” katanya saat dikonfirmasi infoSumbagsel, Kamis (1/1/2026).
Adhitia menjelaskan pihaknya telah menurunkan sebanyak 107 personel yang sudah terbagi di berbagai tempat khususnya tempat wisata. Selain melakukan patroli, para personel tersebut juga melakukan pemantauan di tempat ramai yakni tempat wisata.
“Sejak 1 Januari ini, kita sudah mulai plotting sebanyak 107 personel yang sudah terbagi di tempat wisata maupun di tempat ibadah. Selain melakukan patroli kamtibmas, disitu kita juga bekerjasama dengan TNI dan Satpolpp,” jelasnya.
Kata Adhitia, pihaknya sudah melakukan monitoring di kawasan sungai yang ada di Lubuklinggau khususnya yang dekat dengan tempat wisata.
“Sejak dua minggu ini sudah kita perhatikan dan monitor terus debit air di tempat-tempat wisata tersebut apakah meningkat atau tidak, karena saat ini masih musim hujan yang mengakibatkan arus sungai menjadi deras,” ujarnya.
Selain itu, Adhitia mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi bila terjadi peningkatan debit air sungai di Lubuklinggau
“Kita juga koordinasi dengan BMKG kemudian dinas terkait lainnya beserta para pelaku usaha wisata untuk mengantisipasi debit air yang bertambah terus di tempat-tempat wisata tersebut,” tuturnya.







