18 Lagu Viral untuk Instagram dan Tiktok, Apa Saja?

Posted on

Lagu kini tidak sekadar didengarkan, tetapi menjelma sebagai tren di media sosial. Berbagai lagu dari beragam genre kerap viral di Instagram dan Tiktok, baik sebagai backsound unggahan atau pemicu tren baru.

Salah satu contohnya adalah tren “nonchalant” yang viral beberapa waktu lalu. Sejumlah lagu viral kini berubah menjadi identitas gaya ekspresi pengguna di media sosial.

Berikut ini infoSumbagsel sajikan lagu viral yang dipakai sebagai backsound Instagram dan Tiktok. Yuk simak!

Lagu yang dirilis pada 2025 ini menghadirkan vibe ceria dengan genre musik yang berbeda dari kebanyakan lagu yang sedang tren. Liriknya sederhana, namun dikemas secara kreatif dan jenaka, dipadukan dengan alunan musiknya yang asik. Menariknya, beberapa komentar pendengar YouTube menyebut jika lagu ini ‘bikin salting’ saat didengarkan.

Potongan lirik seperti:

“Alah-alah / kok bisa ya / kamu diam-diam suka aku / aduh duh duh duh / kok ada yang / puji aku selain ibuku / ternyata boleh juga ya aku / bukan sulap bukan sihir / gak disangka ku ada yang naksir”

Kerap ada dalam berbagai konten percintaan yang lucu-lucu dan ringan di Instagram dan Tiktok.

Lagu yang dirilis pada 2023 ini menceritakan tentang perasaan jatuh cinta kepada sahabat sendiri, namun bertepuk sebelah tangan. Menariknya, lagu ini justru lebih banyak digunakan sebagai pengiring tren glow up perempuan di media sosial, yang membandingkan perbedaan penampilan dulu dengan saat ini.

Potongan lirik seperti:

She’s so perfect, blah, blah, blah / oh, how I wish you’ll wake up one day / run to me …

Lagu ini kerap dijadikan backsound konten transformasi penampilan di Instagram maupun Tiktok.

Lagu ini mengangkat tema tentang keinginan melarikan diri dari penatnya hidup dengan Bandung sebagai tempat idealnya sembari mengingat momen-momen nostalgia bersama. Lagu ini memiliki perpaduan lirik satir yang ringan dengan musik santai.

Di media sosial seperti Instagram dan Tiktok, lagu ini banyak digunakan sebagai backsound berbagai konten, termasuk unggahan yang menyoroti kondisi dan dinamika sosial yang sedang terjadi.

Lagu yang dirilis pada 2025 ini berhasil menarik perhatian pendengar di berbagai platform streaming musik. Lagu ini mengisahkan tentang proses seseorang menyelamatkan diri dari kehancuran emosional serta menemukan kembali dirinya.

Potongan lirik seperti:

Saved my heart from the fate of Ophelia (Ophelia) / keep it one hundred on the land (Land), the sea (The sea), the sky / Pledge allegiance to your hands (Your hands), your team, your vibes / …

Kerap dijadikan backsound konten kompilasi travelling di Instagram dan Tiktok. Visual yang digunakan disesuaikan dengan lirik seperti pemandangan gunung atau hutan untuk lirik ‘on the land’, pantai untuk ‘the sea’, serta langit saat matahari terbit atau terbenam untuk ‘the sky’.

Lagu ini ramai digunakan di media sosial berkat tren nonchalant, meskipun pertama kali dirilis pada 2015. AEAO sering dijadikan sebagai backsound konten parodi di Instagram dan Tiktok yang menampilkan aksi melindungi orang lain seperti menangkap benda yang dilempar dengan gaya yang keren, tenang, dan cuek.

Lagu yang dirilis pada tahun 2008 ini menjadi viral pada 2026 berkat musiknya yang easy listening dan lirik tentang perasaan cinta yang belum sepenuhnya pudar, sehingga kerap digunakan dalam konten reflektif dan nostalgia di Instagram dan Tiktok.

Menariknya, lagu ini dinyanyikan oleh Zooey Deschanel, pemeran Summer dalam film 500 Days of Summer.

Lagu ini mengangkat tema tentang rasa rindu mendalam dan kekosongan akibat ditinggalkan oleh orang tersayang. Lewat liriknya, lagu ini menunjukkan bahwa sebuah kota atau tempat akan terasa bermakna bukan karena lokasinya, melainkan karena seseorang.

Potongan lirik seperti

“Oh, dengannya, dengan dia / langkahku sempurna / jatuh cinta memang manis / apalagi ada kamu di sini / genggam tanganku, sayang / kota ini tak sama tanpamu

Merupakan backsound khas untuk konten galau dan reflektif yang ada di Instagram dan Tiktok.

Merupakan lagu viral yang easy listening berkat lirik dan nadanya yang gampang diingat. Meski judulnya sedikit absurd tapi lagu ini mengajak pendengarnya untuk santai dan menjauhi masalah.

Kerap digunakan dalam konten dance dan lipsing di Instagram dan Tiktok.

Lagu yang dirilis pada 2025 ini menarik perhatian para pendengar dari berbagai platform streaming musik. Lagu ini menghadirkan nuansa nostalgia masa kecil yang dibalut dengan makna kedewasaan, kehilangan, dan keikhlasan.

Potongan lirik seperti:

“Oh mengapa / bunga di taman hatiku hanya satu / oh menghilang / bunga kesayangku diambil orang”

Kerap digunakan sebagai backsound konten TikTok dan Instagram yang tengah viral dengan tren “Talk to Who”. Konten ini biasanya menggambarkan perasaan sedih, kebingungan, atau justru momen lucu yang dibalut ekspresi “tapi mau ngomong sama siapa?”.

Lagu yang dirilis pada 2022 ini menceritakan tentang visi membangun rumah tangga sederhana namun harmonis, di mana rumah bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol kebersamaan, cinta, dan impian.

Potongan lirik seperti:

“Boleh kamu keliling dunia / dan temukan banyak tempat-tempat ‘tuk singgah / sementara / kamu boleh namai itu rumah / selama ada m’reka yang kamu cinta / di dalamnya”.

Sering digunakan sebagai backsound konten TikTok dan Instagram. Lagu ini sering mengiringi unggahan tentang perjalanan jauh dari keluarga untuk menggapai mimpi seperti konten beasiswa dan cerita proses meraih tujuan hidup.

Phonk bukan merupakan judul lagu, melainkan salah satu genre musik yang berkembang di kalangan anak muda pada saat ini. Musik ini memiliki karakteristik yang unik, dengan suara lo-fi, beat yang lambat, serta tema gelap yang khas.

Phonk kerap digunakan sebagai backsound content creator dengan niche konten workout atau gym karena ritmenya yang mampu membangun suasana intens atau istilah kerennya ‘full aura’

Merupakan lagu yang berasal dari tiga kolaborasi musisi Indonesia Timur. Lagu ini memiliki nuansa musik yang energik dan jenaka.

bagian lirik seperti:

“Da da da da sayonara” sampai “Skakmat selesai main catur”

Merupakan bagian lagu yang banyak dijadikan sebagai backsound video dance yang sedang ramai di Instagram dan Tiktok saat ini.

Lagu Everything u Are yang dirilis pada tahun 2025 mengangkat tema cinta tanpa syarat, penerimaan diri seutuhnya (diri sendiri dan orang lain), serta menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan.

Potongan lirik seperti:

“Cerita kita tak jauh berbeda / got beat down by the world sometimes i wanna fold / namun suratmu kan ku ceritakan ke anak-anakku nanti / bahwa aku pernah dicintai with everything u are/ fully as I am with everything u are”.

Kerap dijadikan backsound konten di TikTok maupun Instagram. Lagi ini sering digunakan untuk mengiringi konten tentang perjuangan anak muda menghadapi realitas hidup, proses bertahan merintis dari nol, hingga dokumentasi perjalanan atau petualangan alam seperti mendaki gunung.

Lagu asal Korea Selatan ini viral di media sosial berkat tren konten yang menampilkan seseorang berlari di tempat dengan penuh semangat, namun terlihat tertahan karena rambut atau tudung hoodienya ditahan oleh orang yang merekam.

Tren ini kemudian ramai ditiru dan diparodikan dengan versi yang lebih lucu tentunya tetap dengan backsound khas dari Illit tersebut.

Lagu lainnya adalah Untukku karya Chrisye. Lagu ini dirilis pada tahun 1997, merupakan salah satu lagi cinta klasik yang populer dan easy listening.

potongan lirik seperti:
“Walau ke ujung dunia pasti akan kunanti / meski ke tujuh samudra pasti ku kan menunggu / karena ku yakin kau hanya untukku”

kerap dijadikan konten Tiktok atau Instagram tentang “Pov: punya rumah di Palembang after rain” atau konten serupa lainnya seperti “kapan kamu ke …. lagi?” maksudnya konten reflektif atau perenungan.

Selanjutnya lagu yang berasal dari band legendaris ABBA yang mengangkat tema kekalahan dan kehilangan dalam hubungan, yang bisa dimaknai lebih luas sebagai refleksi perjuangan dan relate dengan banyak orang.

potongan lirik seperti:

The winner takes it all / the loser’s standing small / beside the victory / that’s her destiny

Kerap digunakan sebagai backsound konten di Tiktok dan Instagram untuk menggambarkan proses berjuang yang belum membuahkan hasil maupun yang berakhir dengan keberhasilan.

Lagu ini viral karena mengusung bahasa daerah dan unsur budaya lokal. Irama yang khas membuatnya mudah dikenali dan diingat. Selain itu lagu ini juga memiliki nuansa musik yang meriah.

Potongan lirik seperti:

“Lia Ade Nona makin gaga, bikin kak jadi suka / dulu Ade rambu kepang dua, sekarang rambu merah-merah / kaka lia Ade tambah manis, pulang rantau dari mana? / Aduh, Ade Nona, jang talalu pasang gayan depan kaka / kaka jadi jatoh e”

Merupakan bagian lirik yang sering dibuat sebagai konten dance viral untuk TikTok dan Instagram.

Lagu terakhir ini berasal dari Filipina, di mana ‘multo’ sendiri berarti ‘hantu’ dalam bahasa Tagalog. Lagu ini menggambarkan kenangan masa lalu yang selalu menghantui. Lagu ini kemudian menjadi tren di berbagai media sosial berkat melodu pop-rocknya yang enak di dengar.

Lagu ini sering dijadikan pengiring untuk konten-konten galau yang berasal dari dalam negeri atau luar negeri.

Itulah dia 18 lagu viral baik dalam ataupun luar negeri, salah satunya ada bikin salting. Hayo, mana lagu kesukaan infoers? Semoga bermanfaat ya.

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di infocom.

Daftar Lagu Viral Instagram dan TikTok

1. SPONTAN (tanpa) UHUY – Deadbil

2. From The Start – Laufey

3. Disarankan di Bandung – Dongker & Jason Ranti

4. The Fate of Ophelia – Taylor Swift

5. AEAO – Dynamic Duo, DJ Premier

6. I Thought I Saw Your Face Today – She & Him

7. Kota ini tak sama tanpamu – Nadhif Basalamah

8. EEEE A – Dia

9. Lihat Kebunku (Taman Bunga) – Aku Jeje

10. Kita Usahakan Rumah Itu – Sal Priadi

11. Phonk

12. Orang Baru Lebe Gacor – Ecko Show, Juan Reza, Chesylino

13. Everything U Are – Hindia

14. Not Cute Anymore – Illit

15. Untukku – Chrisye

16. The Winner Takes It All – ABBA

17. Tabola Bale – Silet Open Up dkk,

18. Multo – Cup of Joe