Masyarakat Indonesia kerap mempercayai obat alami untuk menangani batuk pilek bagi anak. Penggunaan obat tradisional dan alami dinilai lebih aman sebagai obat alami batuk pilek bagi anak.
Dalam Jurnal Obat Herbal Tradisional Pereda Batuk Pilek pada Balita oleh Atika dan Citra, obat alami tradisional memberikan efek samping yang lebih sedikit dibanding obat modern. Inilah alasan mengapa orang tua mempercayai obat alami untuk batuk pilek pada anak.
Namun, tidak sembarang obat alami batuk pilek anak. Berikut ini rangkuman sederet obat alami yang dapat diandalkan ketika anak sedang batuk pilek.
Dalam buku Tanaman dan Bahan-Bahan Obat Alami, Mulai dari Anggur dan Delima: Seri Ensiklopedi Pengobatan Herbal oleh Syaikh Khalid Ghadd, bawang putih mampu melindungi tubuh dari influenza. Bahkan bawang putih dapat meringankan gejala gejalanya.
Bawang putih bukan sekadar bumbu dapur biasa. Bahan ini mengandung senyawa aktif bernama alisin yang memiliki sifat antimikroba dan antivirus yang sangat kuat.
Catatan Sejarah menunjukkan bawang putih berperan menghentikan wabah influenza di Inggris pada tahun 1918. Keampuhannya dalam melawan virus menjadikannya salah satu antibiotik alami terbaik yang bisa ditemukan dengan mudah di dapur.
Meskipun lebih dikenal di dunia kuliner barat, mustard hitam merupakan rempah yang memiliki khasiat luar biasa bagi kesehatan. Rempah ini efektif digunakan sebagai obat luar untuk menstimulasi peredaran darah, mengatasi nyeri pada otot dan sendi, hingga meredakan batuk pilek.
Dikutip dari buku 50 Rahasia Alami Meringankan Gejala Batuk-Pilek oleh Raje Airey, cara pemanfaatannya cukup unik, yakni melalui metode rendam kaki. Langkahnya adalah dengan mencampurkan 1 sendok makan mustard ke dalam 9 gelas air hangat.
Anak dapat merendam kakinya selama 20 hingga 30 menit dalam larutan tersebut. Uap dan rangsangan dari mustard ini membantu melancarkan pernapasan dan memberikan efek relaksasi pada tubuh yang sedang meriang.
Dilansir dari Jurnal Terapi Batuk dan Demam Anak melalui Pemanfaatan Tanaman Obat sebagai Herbal Alami: Studi Literatur oleh Dasti Wahyuni, Dkk., Jahe memiliki kandungan antivirus. Kandungan ini ampuh untuk melawan batuk dan pilek pada anak khususnya balita.
Untuk memperoleh khasiat jahe untuk obat alami batuk pilek anak salah satunya dimanfaatkan sari jahe. Kandungan minyak atsiri dalam jahe mampu meredakan gejala batuk sekaligus meningkatkan imun tubuh.
Hanya perlu menumbuk satu ruas jahe. Setelah itu, rebus jahe yang sudah ditumbuk dengan setengah gelas air. Minum air rebusan, bisa dipadukan dengan gula agar rasa dapat diterima oleh anak.
Kunyit adalah tanaman rimpang yang masuk ke dalam kategori fitofarmaka. Dikutip dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, fitofarmaka merupakan bahan alam yang telah teruji keamanan dan khasiatnya secara ilmiah melalui uji klinis.
Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang berfungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan. Kandungan dalam kunyit memberikan efek herbal sehingga dapat mengobati hidung meler dan sakit tenggorokan pada anak.
Cara pengolahannya adalah dengan memarut kunyit secukupnya, kemudian merebus hasil parutan tersebut bersama dengan satu sendok gula jawa dan setengah sendok asam jawa.
Setelah mendidih, saring air rebusan tersebut dan minumkan kepada anak dalam kondisi hangat. Ramuan ini membantu membersihkan saluran pernapasan dan mengurangi lendir.
Buah-buahan dari keluarga citrus seperti jeruk dan jeruk nipis sangat kaya akan vitamin C. Jeruk nipis secara khusus memiliki kemampuan untuk menyembuhkan batuk dan flu kategori ringan dengan sangat cepat.
Kandungan senyawa di dalamnya bekerja meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar lebih tangguh dalam melawan mikroorganisme penyebab sakit serta menangkal radikal bebas.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Cara konsumsinya sangat sederhana, untuk jeruk bisa langsung dimakan oleh anak. Sedangkan untuk jeruk nipis bisa diperas dan airnya dicampurkan dengan madu.
Madu merupakan salah satu bahan alami paling populer di seluruh dunia untuk mengatasi masalah pernapasan. Kandungan antimikrobanya sangat membantu tubuh dalam melawan virus dan bakteri penyebab flu.
Tekstur madu yang kental dapat melapisi tenggorokan sehingga mengurangi iritasi yang memicu batuk kering. Rasa manis pada madu dapat menstimulasi produksi saliva kemudian mengencerkan lendir hingga mudah dikeluarkan. Madu dapat dikonsumsi langsung sebanyak satu sendok teh.
Kaempferia Galanga L atau kencur dapat dimanfaatkan sebagai obat alami batuk pilek anak. Kemampuan kencur dari menyembuhkan batuk, peluruh dahak hingga menghilangkan lendir penyumbat hidung.
Cara pengolahannya kupas 2-3 ruas kencur kemudian diparut. Campurkan parutan kencur dengan air hangat dan tambahkan sedikit garam, lalu saring. Minum air kencur maka akan melegakan tenggorokan.
Pir dapat meredakan batuk dan demam pada anak yang menyenangkan. Buah ini memberikan nutrisi kepada paru paru agar tetap lembab dan terhindar dari bakteri.
Dilansir dari Konservasi Sosial Laku Kesehatan Tradisional: Etnobotani Pengobatan pada Masyarakat Kota Semarang, pir jika dikombinasikan dengan jahe akan memperoleh manfaat meredakan batuk. Caranya dengan memotong bagian atas buah pir menjadi lubang.
Masukkan jahe yang telah dikupas dan kukus. Jika sudah direbus, bisa dicampurkan dengan madu dan minumkan airnya pada anak.
Penggunaan bahan alami tetap harus diimbangi dengan kewaspadaan terhadap kondisi fisik anak secara menyeluruh. Itulah 8 obat alami batuk pilek anak yang dapat dicoba dengan bahan yang ada di rumah. Tetap jaga kesehatan!
Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.







