Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Pengemudi ojek online (ojol) di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Idris Mufakkar (27) menjadi korban perampokan oleh penumpangnya. Tak terima korban lantas melapor ke polisi.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Malaka II, Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Senin (26/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kepada petugas polisi, kejadian bermula saat ia sedang mengendarai sepeda motor untuk bekerja. Tiba-tiba, pelaku yang belum diketahui identitasnya menghentikan korban dan meminta diantar ke suatu lokasi. Idris yang tidak menaruh curiga kemudian menyetujui permintaan tersebut.
Namun, setibanya di lokasi pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan mengarahkannya ke perut korban sambil mengancam agar menyerahkan uang dan sepeda motor.
“Pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dan mengancam saya. Dia bilang kalau tidak menyerahkan motor, saya akan dilukai,” ujar Idris saat memberikan keterangan kepada petugas, Senin (26/1/2026).
Merasa terancam, korban akhirnya melepaskan sepeda motor yang dikendarainya. Pelaku kemudian langsung melarikan diri membawa motor korban.
“Motor itu saya pakai untuk bekerja sehari-hari sebagai ojek online. Itu satu-satunya sumber penghasilan saya,” katanya.
Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan pihaknya telah menerima laporan.
“Laporan korban sudah kami terima dan selanjutnya akan diteruskan ke Satreskrim untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha dan Desti Wulandari peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di infocom.







