Aksi 1 September Palembang di 2 Titik, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Posted on

Ribuan mahasiswa Sumatera Selatan (Sumsel) akan menggelar aksi 1 September 2025 di Palembang yang akan berlangsung di 2 titik lokasi. Polisi menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk keamanan peserta aksi maupun masyarakat umum.

Diketahui, aksi ini akan digelar di wilayah Gedung DPRD Sumsel, Jalan POM IX, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dan juga di Mapolda Sumsel, Jalan Sudirman, Kecamatan Kemuning pada pukul 13.00 WIB.

“Dalam rangka aksi solidaritas dan unjuk rasa besok (1/9), akan ada 3 titik (pengamanan arus lalu lintas) yang akan kami laksanakan, yaitu Simpang 5 DPRD Sumsel, depan Gedung DPRD Sumsel, dan Mapolda Sumsel,” ungkap Kasatlantas Polrestabes Palembang AKBP Finan Sukma Radipta, Minggu (31/8).

Finan menjelaskan, Jalan POM IX masih dapat digunakan secara normal walaupun massa aksi telah datang. Namun jika eskalasi massa meningkat, maka jalur tersebut akan ditutup.

“Apabila ada eskalasi massa, kami akan menutup akses yang mengarah ke Jalan POM IX. Namun, kami upayakan tetap dapat digunakan 1 lajur sehingga tidak mengganggu arus. Apabila semakin meningkat, kami akan menutup total aksesnya,” ujarnya.

Jika jumlah mahasiswa kembali meningkat dan menjulur hingga Simpang 5, kata Finan, maka akses menuju simpang tersebut juga akan ditutup, yaitu Jalan Kapten A Rivai, Jalan Angkatan 45, dan Jalan Brigjen HM Dhani Effendi (Radial).

“Jika ada eskalasi massa kembali, maka kami akan melaksanakan penutupan di Simpang Bukit (Samsat I), Simpang Rusun, dan Simpang Charitas yang mengarah ke Jalan Kapten A Rivai. Untuk masyarakat dari Jalan Angkatan 45 akan kami arahkan ke Simpang Charitas supaya tidak ada kendaraan yang masuk ke area lokasi,” jelasnya.

Mengenai rekayasa lalu lintas di Mapolda Sumsel, pihaknya akan memberlakukan hal yang sama seperti saat aksi damai pengemudi ojol pada Sabtu (30/8) lalu. Jalan Sudirman di depan Mapolda Sumsel akan ditutup sementara untuk memfasilitasi massa aksi.

“Untuk jalur yang mengarah ke Mapolda Sumsel, jalannya akan kami tutup. Masyarakat akan kami alihkan ke Jalan Demang Lebar Daun atau Jalan H Burlian untuk berputar balik dan naik ke Fly Over Simpang Polda,” kata dia.

Namun, Finan menyebut bahwa rekayasa yang telah dijabarkan tersebut sifatnya tetap situasional.

“Kami tidak menentukan waktu penutupan akses karena sifatnya situasional. Kami akan memantau sejak pagi agar dapat melakukan rekayasa saat diperlukan,” tuturnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Palembang, jika tidak urgent, mungkin bisa di rumah saja. Ini sebagai langkah antisipasi mengingat giat besok cukup banyak massanya,” tutup Finan.