Banjir yang sempat melanda Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan telah berangsur surut. Saat ini kondisi wilayah yang terdampak kembali normal.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Banjir yang melanda di Kabupaten Empat Lawang tepatnya berada di Desa Air Kelinsar, Kecamatan Ulu Musi.
Plt Kepala BPBD Empat Lawang Hendra Lezi memastikan saat ini tidak ada lagi titik banjir di wilayah tersebut. Seluruh sungai telah kembali ke kondisi normal seiring menurunnya curah hujan.
“Alhamdulillah, banjir sudah terkondisikan, tidak ada lagi banjir dan kondisi sudah normal,” ujar Hendra saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).
Hendra menjelaskan, banjir yang melanda pada Kamis (8/1/2026) yang lalu terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi sehingga daya tampung dan resapan air di wilayah hulu tidak mampu menahan aliran air.
Akibatnya, air mengalir deras ke anak-anak sungai dan membawa material lumpur, kayu, sampah, hingga bebatuan ke permukiman warga.
Dampak banjir terpantau terjadi di satu desa, yakni Desa Air Kelinsar, Kecamatan Ulu Musi. Sebanyak tujuh rumah warga terdampak, dengan rincian enam rumah mengalami kerusakan ringan dan satu rumah rusak berat.
“Enam rumah sudah diperbaiki dan selesai. Untuk satu rumah rusak berat, kami gabungkan dua keluarga menjadi satu rumah karena masih keluarga,” jelasnya.
Terkait potensi banjir susulan, Hendra menyebut berdasarkan pemantauan cuaca, intensitas hujan telah menurun dan banjir yang terjadi sebelumnya diduga merupakan puncak curah hujan tertinggi.
“InsyaAllah kalau melihat kondisi cuaca hari-hari ini, mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian banjir,” ungkapnya.
Meski kondisi sudah surut, BPBD Empat Lawang tetap mengimbau masyarakat untuk waspada, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melaporkan jika ditemukan potensi bencana di lingkungan sekitar.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di infocom.
