Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dapat memastikan pencairan dana secara berkala melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos). Hal ini menjadi langkah mudah untuk cek bansos PKH 2026.
Masyarakat hanya perlu menyiapkan data diri seperti nomor NIK KTP, nama lengkap, dan alamat domisili. Pengecekan bisa dilakukan melalui dua cara yakni via situs resmi atau aplikasi. Namun begitu, tidak semua orang akan mendapatkan bantuan PKH.
Dilansir Instagram resmi @pusdatinkesos, kriteria penerima bantuan PKH tidak berubah di tahun 2026. Lain halnya dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang mengalami perubahan.
Untuk penerima bansos PKH 2026 adalah yang berasal dari desil 1 hingga desil 4. Peringkat tersebut mencakup kelompok masyarakat paling miskin dan rentan miskin. Tidak semua masyarakat mendapatkan bantuan PKH, sebab bantuan ini hanya untuk kriteria tertentu.
Selain itu, masyarakat harus memenuhi beberapa kriteria lain yang telah ditetapkan pemerintah, yakni:
1. Masuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan serta sudah terdaftar di DTSEN.
2. Memiliki anggota keluarga yang termasuk dalam kriteria berikut:
3. Tidak sedang menerima bantuan sosial lain, serta bukan anggota ASN, TNI, atau Polri.
4. Warga Negara Indonesia (WNI) dengan identitas yang sah.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
5. Penerima juga harus memiliki e-KTP dan KK aktif dan terdaftar secara resmi di DTSEN.
Pengecekan bansos di laman Kemensos tidak memerlukan waktu lama. Hanya perlu mengisi data diri secara lengkap sesuai dengan NIK KTP. Inilah panduan untuk mengeceknya.
Selain melalui website, pemerintah menyediakan aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di Play Store atau App Store. Cara untuk mengeceknya sebagai berikut:
Dalam data profil akan muncul informasi status penerima bansos untuk anggota keluarga lainnya yang telah terdaftar di DTKS. Mulai dari nama, umur, jenis kelamin, dan sanggahan.
Berdasarkan ketentuan jadwal yang berlaku, penyaluran PKH 2026 dilakukan secara bertahap per tiga bulan sekali. Tahap yang berlangsung saat ini adalah yang pertama untuk periode Januari, Februari, dan Maret.
Dalam satu tahun, penerima bantuan akan mendapatkan dana sesuai kategori sebanyak empat kali, sama halnya dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Berikut rincian jadwalnya:
Penyaluran dana bantuan dilakukan melalui bank Himbara dan kantor pos. Proses pencairan bantuan biasanya dilakukan secara berkala, bisa di pekan pertama, kedua, hingga keempat. Tidak ditentukan tanggal pasti mengenai pencairan bansos PKH.
Karena itu, penerima bansos perlu mengecek secara terus-menerus sehingga dapat mengetahui uang bantuan telah dikirim ke rekening. Apabila dana sudah diterima, dapat segera mengambilnya di bank Himbara atau kantor pos.
Nominal bansos yang akan diterima setiap pencairan berbeda-beda. Terdapat delapan kategori penerima bansos PKH dengan besaran dana sesuai kebutuhan masing-masing. Berikut ini rincian nominal bantuan PKH:
1. Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
2. Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
3. Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
4. Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)
5. Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)
6. Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)
7. Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
8. Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)
Demikianpenjelasan cara cek bansos PKH 2026 lengkap dengan jadwal pencairan dan nominal yang diterima.
Kriteria Penerima Bansos PKH 2026
Cara Cek Bansos PKH 2026
Cara Cek Penerima PKH via Aplikasi
Jadwal Pencairan Bansos PKH 2026
Nominal Bansos PKH 2025
Pengecekan bansos di laman Kemensos tidak memerlukan waktu lama. Hanya perlu mengisi data diri secara lengkap sesuai dengan NIK KTP. Inilah panduan untuk mengeceknya.
Selain melalui website, pemerintah menyediakan aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di Play Store atau App Store. Cara untuk mengeceknya sebagai berikut:
Dalam data profil akan muncul informasi status penerima bansos untuk anggota keluarga lainnya yang telah terdaftar di DTKS. Mulai dari nama, umur, jenis kelamin, dan sanggahan.
Cara Cek Bansos PKH 2026
Cara Cek Penerima PKH via Aplikasi
Berdasarkan ketentuan jadwal yang berlaku, penyaluran PKH 2026 dilakukan secara bertahap per tiga bulan sekali. Tahap yang berlangsung saat ini adalah yang pertama untuk periode Januari, Februari, dan Maret.
Dalam satu tahun, penerima bantuan akan mendapatkan dana sesuai kategori sebanyak empat kali, sama halnya dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Berikut rincian jadwalnya:
Penyaluran dana bantuan dilakukan melalui bank Himbara dan kantor pos. Proses pencairan bantuan biasanya dilakukan secara berkala, bisa di pekan pertama, kedua, hingga keempat. Tidak ditentukan tanggal pasti mengenai pencairan bansos PKH.
Karena itu, penerima bansos perlu mengecek secara terus-menerus sehingga dapat mengetahui uang bantuan telah dikirim ke rekening. Apabila dana sudah diterima, dapat segera mengambilnya di bank Himbara atau kantor pos.
Nominal bansos yang akan diterima setiap pencairan berbeda-beda. Terdapat delapan kategori penerima bansos PKH dengan besaran dana sesuai kebutuhan masing-masing. Berikut ini rincian nominal bantuan PKH:
1. Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
2. Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
3. Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
4. Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)
5. Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)
6. Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)
7. Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
8. Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)
Demikianpenjelasan cara cek bansos PKH 2026 lengkap dengan jadwal pencairan dan nominal yang diterima.







