Aksi perampokan sekaligus pembunuhan terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Dalam peristiwa ini, Didik Firmansyah tewas dibunuh oleh pria tak dikenal yang modusnya COD iPhone.
Peristiwa perampokan ini terjadi pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di Dusun III, Desa Sungai Belida, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI.
Kasatreskrim Polres OKI AKP Teguh Prasetyo mengatakan kejadian bermula saat dua korban, M Bahrul Ulum dan Didik Firmansyah dalam perjalanan pulang dari Desa Tugu Agung, Kecamatan Lempuing, menuju Desa Lubuk Seberuk, Kecamatan Lempuing Jaya, sekitar pukul 18.30 WIB.
“Kedua korban menggunakan satu unit motor Yamaha Vixion warna merah putih milik korban Didik Firmansyah,” kata Teguh, Jumat (23/1/2026).
Di tengah perjalanan, korban Bahrul Ulum menerima pesan melalui akun Facebook miliknya dari seseorang yang belum dikenal. Pelaku mengajak korban melakukan transaksi cash on delivery (COD) pembelian satu unit handphone merek iPhone yang dipasang korban di akun Facebooknya.
Pelaku kemudian mengajak bertemu di jalan umum Desa Sungai Belida, Kecamatan Lempuing Jaya, dengan mengirimkan titik lokasi pertemuan ke Bahrul Ulum. Setibanya di lokasi, kedua korban bertemu dengan dua orang pelaku yang menggunakan motor bebek dalam kondisi tanpa bodi dan tanpa lampu.
“Kedua korban dan pelaku sempat bernegosiasi di jalan. Karena pelaku mengaku uangnya tidak cukup, pelaku lalu mengajak korban berpindah lokasi lain, tepatnya di Dusun III Desa Sungai Belida,” jelas Teguh.
Saat tiba di lokasi tersebut, salah satu pelaku yang mengajak COD turun dari motor dan langsung mendatangi motor korban. Pelaku kemudian mengambil paksa kunci kontak motor korban yang masih terpasang.
Melihat kejadian itu, korban Didik Firmansyah berusaha merebut kembali kunci kontak. Namun, pelaku mengeluarkan senjata tajam dan mengancam korban sambil mengibaskan senjata tersebut. Korban Didik tetap melakukan perlawanan sehingga terjadi perkelahian dan bergumul di tanah.
“Korban Didik sempat berteriak meminta tolong. Melihat situasi itu, korban Bahrul Ulum mengajak korban Didik untuk melarikan diri,” ujar Teguh.
Kedua korban sempat berusaha kabur, namun korban Didik Firmansyah mengalami luka serius dan mengeluarkan darah. Karena kondisi korban Didik semakin lemah, Bahrul Ulum terpaksa meninggalkannya untuk mencari pertolongan.
Akibat kejadian tersebut, korban Bahrul Ulum kehilangan satu unit motor Yamaha Vixion warna merah putih. Sementara korban Didik Firmansyah meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
“Saat ini kasus ini masih dalam penyelidikan oleh tim Satreskrim Polres,” katanya.







