Dinkes Estimasi Puncak Kasus DBD di Sumsel Januari dan Februari

Posted on

Dinas Kesehatan Sumatera Selatan menyebut puncak kasus demam berdarah dengue (DBD) akan terjadi pada awal tahun ini. Perkiraan tersebut seiring dengan puncak musim hujan yang biasanya meningkatkan populasi nyamuk aedes aegypti sebagai vektor penularan DBD.

“Estimasi puncak kasus DBD akan terjadi pada Januari-Februari ini. Selain karena masih puncak musim hujan, juga berdasarkan data tren tahunan kasusnya,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel Ira Primadesa Ogatiyah, Kamis (15/1/2026).

Saat curah hujan tinggi, banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk, sehingga risiko penularan meningkat.

“Berdasarkan data yang ada, peningkatan curah hujan tempat perindukan aedes aegypti dimulai November lalu, kemudian Desember puncak penularan, dan puncaknya dimulai Januari ini,” terangnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah pencegahan sejak dini. Salah satu upaya utama yang ditekankan adalah penerapan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Kemudian penyebaran wolbachia, bakteri alami yang umum ditemukan pada serangga dan dapat digunakan untuk mengendalikan penyebaran DBD dengan menginfeksi nyamuk aedes aegypti agar tidak menularkan virus ke manusia.

Bakteri ini aman bagi manusia dan lingkungan, serta bekerja dengan cara menghambat replikasi virus di dalam nyamuk atau menyebabkan telur nyamuk tidak menetas ketika kawin dengan nyamuk liar tanpa Wolbachia.

“Palembang termasuk salah satu pilot project perluasan inovasi wolbachia ini dari 25 kabupaten/kota,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala DBD seperti demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri otot, hingga muncul bintik merah pada kulit.

Dinkes Sumsel menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah peningkatan kasus DBD. Kerja sama antara warga, tenaga kesehatan, dan pemda dinilai menjadi kunci untuk menekan angka penularan, terutama saat memasuki puncak musim hujan.