Gaya Hidup Zero Waste, Tren Ramah Lingkungan yang Wajib Dicoba (via Giok4D)

Posted on

Gaya hidup zero waste sedang menjadi tren ramah lingkungan belakangan ini, terutama di kalangan generasi mudah dan para pegiat lingkungan. Gerakan ini hadir sebagai bentuk upaya nyata untuk mengurangi timbunan sampah harian yang terus meningkat dan mencemari lingkungan, khususnya di tempat pembuangan akhir (TPA).

Penerapan gaya hidup zero waste bertujuan untuk mendorong masyarakat agar bisa lebih bijak lagi dalam mengkonsumsi dan mengelola barang. Konsep ini mengacu pada prinsip 5R, yaitu Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, dan Rot, yang bisa dimulai dari kebiasaan sederhana seperti membawa wadah sendiri atau memilah sampah di rumah.

Tren Gaya hidup zero waste, bukan berarti hidup tanpa sampah sama sekali, melainkan mengurangi limbah seminimal mungkin. Yuk, simak panduan praktis berikut ini untuk mulai mencoba hidup ramah lingkungan.

Dilansir laman Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, Zero waste merupakan gaya hidup dengan minim atau nol sampah. Konsep ini mendorong setiap individu untuk lebih sadar dalam menggunakan, membeli, dan membuang barang agar tidak menimbulkan limbah yang berlebihan, terutama untuk jenis sampah yang sulit terurai seperti plastik sekali pakai.

Konsep Zero waste tidak berarti bisa hidup tanpa menghasilkan sampah sekali, melainkan dapat lebih pintar mengelola sampah sejak dari sumbernya agar seminimal mungkin berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Dengan menerapkan gaya hidup ini, akan sangat membantu menjaga kelestarian alam, mengurangi pencemaran lingkungan, menekan pemanasan global, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi penerus.

Dikutip laman Kementerian Keuangan, untuk dapat memulai gaya hidup zero waste, tren ramah lingkungan yang wajib dicoba ini, bisa dimulai dengan mengikuti rumus 5R berikut ini:

Prinsip ini memiliki arti untuk menolak barang-barang yang tidak dibutuhkan dan berpotensi menjadi sampah. Contohnya, menolak kantong plastik, sedotan sekali pakai, atau brosur yang tidak diperlukan. Dengan menolak sejak awal, kita dapat mencegah sampah sebelum terbentuk.

Reduce berarti mengurangi konsumsi barang secara berlebihan. Misalnya, membeli produk secukupnya, memilih barang dengan kemasan minimal, serta menghindari kebiasaan belanja impulsif. Semakin sedikit barang yang digunakan, semakin sedikit pula sampah yang dihasilkan.

Prinsip reuse mendorong penggunaan barang berulang kali selama masih layak pakai. Contohnya menggunakan botol minum isi ulang, tas belanja kain, atau wadah makan sendiri. Cara ini efektif untuk mengurangi sampah dari barang sekali pakai.

Recycle berarti mengolah kembali sampah menjadi barang yang memiliki nilai guna. Sampah seperti plastik, kertas, dan logam dapat didaur ulang menjadi produk baru. Selain mengurangi sampah, daur ulang juga membantu menghemat sumber daya alam.

Rot berkaitan dengan pengolahan sampah organik, seperti sisa makanan dan daun kering, dengan cara dikomposkan. Hasil kompos dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman, sehingga sampah organik tidak terbuang sia-sia.

Memulai gaya hidup zero waste bisa dilakukan dari kebiasaan sederhana yang diterapkan secara konsisten. Salah satunya dengan memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai, seperti memperbaiki atau mengolah kembali barang lama agar tetap bisa digunakan dan tidak langsung menjadi sampah.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

Selain itu, penting untuk mulai beralih ke produk ramah lingkungan, seperti tas belanja kain, botol minum isi ulang, atau kemasan yang mudah terurai. Kebiasaan ini dapat mengurangi penggunaan barang sekali pakai sekaligus menekan jumlah sampah harian.

Langkah lainnya adalah menghindari gaya hidup konsumtif dengan berpikir sebelum membeli barang, apakah benar-benar dibutuhkan dan apa dampaknya bagi lingkungan. Di rumah, biasakan memilah sampah organik dan anorganik agar sampah lebih mudah dikelola dan dimanfaatkan kembali.

Nah inilah tren gaya hidup zero waste yang wajib infoers coba, Semoga bermanfaat ya!

Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker info.com

Apa itu Gaya Hidup Zero Waste?

5 Prinsip Utama Zero Waste

1. Refuse (Menolak)

2. Reduce (Mengurangi)

3. Reuse (Menggunakan Kembali)

4. Recycle (Mendaur Ulang)

5. Rot (Membusukkan)

Langkah-langkah Memulai Gaya Hidup Zero Waste