Fenomena gerhana matahari merupakan salah satu peristiwa astronomi yang menarik perhatian publik. Sepanjang 2026, tercatat terdapat dua jenis gerhana matahari yang akan terjadi.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Dilansir laman National Aeronautics and Space Administration (NASA), gerhana matahari terjadi ketika bulan melintas di antara matahari dan bumi, menghalangi setidaknya sebagian matahari dan menyorot bayangan ke bumi. Terdapat empat jenis gerhana matahari mulai dari total, cincin, sebagian, dan hibrida.
Lalu apakah gerhana matahari ini dapat dilihat di Indonesia? Berikut ini infoSumbagsel sajikan informasi seputar gerhana matahari 2026. Yuk, simak.
Nasa merilis waktu dan lokasi terjadinya gerhana matahari selama tahun 2026. Tanggal yang tercantum untuk setiap gerhana adalah tanggal setempat saat gerhana terjadi. Berikut ini infoSumbagsel sajikan jadwal lengkapnya.
Gerhana matahari cincin akan terjadi pada 17 Februari 2026. Pada peristiwa ini, Bulan berada pada titik terjauhnya dari Bumi sehingga tampak lebih kecil dan tidak mampu menutupi Matahari seutuhnya sehingga terlihat seperti cincin cahaya.
Merujuk data NASA, jalur utama dari gerhana matahari cincin ini berada di wilayah Antartika. Sementara itu, beberapa wilayah seperti Afrika, Amerika Selatan, Samudra Pasifik, Samudra Atlantik dan Samudra Hindia dapat menyaksikan gerhana sebagian.
Indonesia sendiri tidak termasuk ke wilayah yang dapat melihat fenomena ini karena tidak berada dalam jalur visibilitas gerhana.
Gerhana matahari total akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Pada peristiwa ini, Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi, dan sepenuhnya menutupi matahari.
Merujuk data NASA, jalur gerhana matahari total ini melintasi wilayah Greenland, Islandia, Spanyol, Rusia, dan sebagian kecil wilayah Portugal. Sementara itu, wilayah Eropa, Afrika, Amerika Utara, Samudra Atlantik, Samudra Arktik dan Samudra Pasifik dapat menyaksikan gerhana sebagian.
Indonesia tidak termasuk ke dalam wilayah yang dapat menyaksikan gerhana matahari total ini.
Berikut ini beberapa cara aman dalam mengamati gerhana matahari dilansir dari laman Observatorium Bosscha ITB, antara lain:
Mengamati Matahari dapat dilakukan tanpa menatapnya secara langsung, salah satunya dengan melihat proyeksi bayangannya. Celah di antara dedaunan pohon berfungsi sebagai lubang alami yang memproyeksikan bayangan Matahari ke permukaan tanah atau lantai.
Selain menggunakan pepohonan, gerhana Matahari juga dapat diamati dengan alat sederhana seperti saringan atau biskuit yang berlubang. lubang- lubang kecil pada saringan atau biskuit akan memproyeksikan cahaya Matahari ke permukaan lain.
Untuk melihat hasilnya, letakkan selembar kertas putih di bawah saringan atau biskuit tersebut. Bayangan Matahari akan tampak pada kertas, sehingga pengamatan dapat dilakukan tanpa menatap secara langsung.
Alat proyeksi lubang jarum dapat dibuat dengan sederhana menggunakan dua lembar kertas. Salah satu kertas dilubangi kecil menggunakan jarum. Cahaya Matahari yang masuk melalui lubang akan membentuk bayangan Matahari pada kertas lain. Lubang dapat dibuat satu atau beberapa titik sekaligus.
Teknik lainnya menggunakan kacamata khusus seperti kacamata matahari. Kacamata ini memiliki lapisan filter khusus yang menyaring lebih dari 99,99% cahaya tampak matahari, termasuk radiasi inframerah (IR) dan ultraviolet (UV) yang berbahaya sehingga aman digunakan.
Kertas film atau kacamata hitam biasa tidak memiliki kemampuan yang sama sehingga tidak dapat digunakan.
Itulah dia informasi seputar jadwal dan lokasi gerhana matahari 2026. Semoga bermanfaat.
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di infocom.
Jadwal dan Lokasi Gerhana Matahari 2026
1. Gerhana Matahari Cincin
2. Gerhana Matahari Total
Bagaimana Cara Aman Mengamati Gerhana Matahari
1. Proyeksi di Bawah Pepohonan
2. Proyeksi dengan Saringan atau Biskuit
3. Proyeksi dengan Lubang Jarum
4. Kacamata Matahari
Berikut ini beberapa cara aman dalam mengamati gerhana matahari dilansir dari laman Observatorium Bosscha ITB, antara lain:
Mengamati Matahari dapat dilakukan tanpa menatapnya secara langsung, salah satunya dengan melihat proyeksi bayangannya. Celah di antara dedaunan pohon berfungsi sebagai lubang alami yang memproyeksikan bayangan Matahari ke permukaan tanah atau lantai.
Selain menggunakan pepohonan, gerhana Matahari juga dapat diamati dengan alat sederhana seperti saringan atau biskuit yang berlubang. lubang- lubang kecil pada saringan atau biskuit akan memproyeksikan cahaya Matahari ke permukaan lain.
Untuk melihat hasilnya, letakkan selembar kertas putih di bawah saringan atau biskuit tersebut. Bayangan Matahari akan tampak pada kertas, sehingga pengamatan dapat dilakukan tanpa menatap secara langsung.
Alat proyeksi lubang jarum dapat dibuat dengan sederhana menggunakan dua lembar kertas. Salah satu kertas dilubangi kecil menggunakan jarum. Cahaya Matahari yang masuk melalui lubang akan membentuk bayangan Matahari pada kertas lain. Lubang dapat dibuat satu atau beberapa titik sekaligus.
Teknik lainnya menggunakan kacamata khusus seperti kacamata matahari. Kacamata ini memiliki lapisan filter khusus yang menyaring lebih dari 99,99% cahaya tampak matahari, termasuk radiasi inframerah (IR) dan ultraviolet (UV) yang berbahaya sehingga aman digunakan.
Kertas film atau kacamata hitam biasa tidak memiliki kemampuan yang sama sehingga tidak dapat digunakan.
Itulah dia informasi seputar jadwal dan lokasi gerhana matahari 2026. Semoga bermanfaat.
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di infocom.







