PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mencatat terjadi kenaikan signifikan lonjakan penumpang selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan setelah beroperasi selama 18 hari tepatnya pada momen Nataru, KAI Divre III Palembang mengangkut sebanyak 67.763 penumpang kereta api jarak jauh. Hal ini meningkat 14 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 59.244 penumpang.
“Peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi andalan selama masa libur panjang akhir tahun,” kata Aida, Selasa (6/1/2026).
Aida menjelaskan berdasarkan data operasional, puncak arus balik terjadi pada 4 Januari 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 4.131 orang, atau hampir 139 persen dari kapasitas harian yang disediakan sebanyak 2.980 tempat duduk, bersamaan dengan berakhirnya masa liburan Natal Tahun Baru 2025/2026.
Sementara untuk arus balik terpadat berikutnya tercatat pada 2 Januari 2026 dengan 3.893 penumpang, dan 1 Januari 2026 sebanyak 3.871 penumpang.
“Pada hari-hari tersebut, KAI memastikan seluruh layanan berjalan dengan aman dan lancar melalui pengaturan operasional yang cermat serta kesiapan petugas di lapangan,” kata Aida.
Dari sisi stasiun keberangkatan dan kedatangan selama 18 hari masa posko Nataru, Stasiun Kertapati tercatat sebagai stasiun terpadat selama masa Angkutan Nataru dengan melayani 31.994 penumpang. Disusul Stasiun Lubuklinggau sebanyak 15.782 penumpang, dan Stasiun Lahat sebanyak 6.562 penumpang.
“Tingginya mobilitas di ketiga stasiun tersebut telah diantisipasi dengan penguatan layanan, baik dari sisi sumber daya manusia, pengaturan alur penumpang, hingga kesiapan fasilitas pelayanan,” ungkap Aida.
Sedangkan dari sisi ketepatan waktu, KAI Divre III Palembang mencatat kinerja ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) yang sangat baik. Untuk keberangkatan, OTP mencapai 100 persen, sementara untuk kedatangan mencapai 95 persen.
“Capaian OTP ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan KAI, mulai dari petugas operasional, awak sarana, hingga petugas pelayanan yang senantiasa berkomitmen menjaga keandalan perjalanan kereta api, khususnya pada periode dengan tingkat mobilitas tinggi seperti Nataru,” jelas Aida.







