Karyawan di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, dibacok di lingkungan tempatnya kerja. Usai kejadian itu, pelaku berinisial BDM ditangkap polisi.
Pembacokan itu terjadi di area PT MIP tepatnya di Ataran Cambah Lade, Desa Telatang, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Senin (5/1/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Dari informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut bermula saat pelaku mendatangi lokasi PT MIP untuk mempertanyakan kegiatan pendosoran tanah, yang dilakukan pihak perusahaan dalam rangka pembuatan jalan hauling.
Namun dalam klarifikasi tersebut, terjadi perselisihan antara pelaku dan korban. Pelaku yang emosi langsung melakukan penganiayaan, dengan cara membacok korban menggunakan senjata tajam.
Setelah itu, korban langsung menyelamatkan diri dengan cara berlari menjauh dari pelaku. Sementara pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor miliknya, saat di lokasi tersebut terdapat satu anggota polisi, dan anggota TNI.
Korban lalu dibawa ke klinik kesehatan untuk mendapatkan pertolongan pertama dan selanjutnya dirujuk ke RSIA Adelliah Lahat guna menjalani perawatan medis lanjutan.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok di belakang kepala sebanyak delapan jahitan, luka pada jari telunjuk tangan kiri empat jahitan, serta luka lecet di bagian belakang badan.
Polisi yang mendapat laporan itu kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya pelaku ditangkap. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Merapi Barat guna penyelidikan lebih lanjut.
“Petugas berhasil mengamankan pelaku dan membawanya ke Mako Polsek Merapi Barat guna dilakukan pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut,” kata Kasi Humas Polres Lahat Akp Mastoni dari keterangan resmi yang diterima Rabu (7/1/2026).
Akibat perbuatannya pelaku terancam disangkakan Pasal 466 ayat (2) KUHPidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023, tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.
“Barang bukti 1 unit sepeda motor milik pelaku dan 1 bilah senjata tajam jenis parang beserta sarungnya,” ujarnya.
Saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait motif dari kejadian tersebut.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.







