Polisi masih memburu pelaku yang merampok pasangan suami istri (paustri) di Palembang, Sumatera Selatan. Beberapa saksi pun sudah diperiksa petugas untuk menangkap pelaku.
Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pengadilan, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 1, Kota Palembang, Selasa (25/11/2026) malam. Dalam kejadian itu, Darma Kusuma (52) tewas sementara istrinya Yeni Kawi (40) terluka.
Kapolrestabes Palembang Kombes Harryo Sugihhartono mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan, serta mengumpulkan bukti-bukti di lapangan agar kasus ini segera cepat dapat diungkap.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
“Iya (masih penyelidikan). InsyaAllah, secepatnya (dapat diungkap),” katanya singkat saat dihubungi infoSumbagsel, Minggu (30/11/2025).
Saat melakukan olah TKP, kata dia, pihaknya menemukan petunjuk jejak kaki bercampur darah diduga milik terduga pelaku yang berada di lantai.
Selain itu, berdasarkan keterangan korban Yeni kepada polisi, dia menyebut terduga pelaku hanya satu orang, berkulit hitam, tinggi sekitar 172 cm, usia sekitar 35 tahun. Saat beraksi terduga pelaku memakai masker.
“Dari kejadian tersebut pelaku yang diduga berjumlah satu orang berhasil membawa kabur yang sebesar Rp 3 juta dan handphone milik korban (suami),” kata Harryo, Rabu (26/11) lalu.
Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan mengatakan saat ini pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi terkait peristiwa itu. Namun, dia belum menyebutkan berapa jumlahnya dan siapa yang diperiksa.
“Saya cek dulu (jumlah saksi yang diperiksa). Tim masih pendalaman,” katanya saat dikonfirmasi infoSumbagsel, Minggu.
