Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyebut angka kemiskinan di Sumsel turun menjadi 10,1 persen dan meminta ASN meningkatkan kinerja serta pelayanan publik agar target kemiskinan satu digit dapat segera tercapai.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan percepatan penurunan angka kemiskinan hingga satu digit setelah mencatat tren penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Gubernur Herman Deru menyebut angka kemiskinan yang sebelumnya berada di kisaran 13 persen pada 2018-2019 kini turun menjadi 10,1 persen.
“Kemiskinan menurun, dari di seputaran 13 persen di 2018-2019, sekarang ini sudah 10,1 persen. Artinya, ada pertanda baik kinerja kita,” ujar Herman Deru, Senin (5/1/2026).
Meski demikian, ia menegaskan capaian tersebut belum menjadi alasan untuk berpuas diri. Menurutnya, target kemiskinan satu digit hanya bisa dicapai jika seluruh ASN meningkatkan etos kerja dan mempercepat sistem pelayanan kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan akselerasi etos kerja dan semua sistem pelayanan, kita segera bisa mendapatkan angka satu digit. Kalian harus berjuang dan lebih tingkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Herman Deru mengaitkan penurunan kemiskinan dengan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Ia menyebut prevalensi stunting di Sumatera Selatan kini termasuk yang terendah secara nasional, setelah sebelumnya masuk kategori tinggi. Selain itu, pertumbuhan ekonomi dan konektivitas infrastruktur dinilai berada pada tren positif.
Dia menegaskan bahwa kebijakan tidak memotong pendapatan ASN di tengah efisiensi anggaran merupakan langkah strategis untuk menjaga kinerja birokrasi. Namun, kebijakan itu disertai tuntutan akuntabilitas karena seluruh pendapatan ASN bersumber dari uang rakyat.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota bekerja secara terpadu. Menurutnya, 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan merupakan satu kesatuan sistem pembangunan yang tidak boleh berjalan secara sektoral.
“Semua kabupaten dan kota adalah anatomi tubuh provinsi. Jadi jangan bekerja ego sektoral, kita harus bekerja komprehensif,” tegas Herman Deru.
Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di infocom.







