Membaca sholawat merupakan amalan baik yang dianjurkan kepada umat Islam, sama halnya dengan berdzikir, sholawat bisa dilakukan di manapun dan kapan pun. Mengapa dianjurkan, sebab keutamaan dan manfaatnya adalah bisa mendapatkan pahala dan mendatangkan kebaikan.
Mengutip melalui buku Mukjizat sholawat karya Habib Abdullah Assegaf LC MA dan Hj Indritya R Dani sholawat berasal dari kata sholat yang berarti meminta rahmat dan keselamatan yang ditujukan untuk melakukan penghormatan kepada Rasulullah SAW.
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
Bagi siapa yang membaca sholawat kepada Nabi, Allah SWT akan memerintahkan malaikat untuk mendoakan orang-orang yang memanjatkan sholawat.
Banyak sholawat yang bisa dipanjatkan, mulai dari yang panjang hingga yang pendek, infoers bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masing-masing sholawat mana yang harus dipanjatkan, sebab tidak ada aturan yang khusus.
Sudah pasti melakukan ibadah apapun pasti memiliki manfaat dan keutamaannya sendiri, tapi apa manfaat dalam membaca sholawat? Berikut infoSumbagsel rangkum manfaat dan hikmah membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Yuk pahami!
Menurut laman Nahdlatul Ulama, sholawat merupakan cara manusia memuji dan mengagungkan Nabi Muhammad SAW, sebab seluruh makhluk didunia ini tanpa terkecuali juga bersholawat untuk Nabi. Allah berfirman dalam surah Al-Ahzab ayat 56 yang berbunyi:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمً
Artinya: Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.
Selain itu, Rasulullah juga pernah bersabda Tidakkah kamu merasa puas bahwa tidak ada seorang pun dari umatmu yang membaca salawat untukmu melainkan Aku membalasnya dengan sepuluh kali lipat. Dan tidak seorang pun yang menyampaikan salam kepadamu dari umatmu melainkan Aku membalas dengan salam sepuluh kali lipat’.”
Ada banyak manfaat yang bisa diraih oleh umat islam yang senantiasa memanjatkan puji-pujian kepada Rasulullah SAW, Menurut Habib Abdullah Assegaf dan Indriya dalam buku Mukjizat Shalawat menukil keutamaan sholawat menurut Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam Kitab sholawat Nabi SAW. yaitu:
Setiap amalan baik, pastinya akan mendapatkan ganjaran yang baik pula, selain 12 poin diatas banyak juga keutamaan lain yang pastinya bisa kita raih apabila senantiasa membaca dan memanjatkan sholawat kepada manusia mulia Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi juga meminta setiap umat islam untuk tidak menyia-nyiakan waktu dan senantiasa membaca shalawat Nabi.
اخواني أكثروا من الصلاة على هذا النبي الكريم فإن الصلاة عليه تكفر الذنب العظيم وتهدي إلى الصراط المستقيم وتقي قائلها عذاب الجحيم ويحظي في الجنة بالنعيم المقيم
Artinya: Wahai para sahabatku, perbanyaklah membaca shalawat untuk nabi mulia ini. niscaya shalawat itu menghapus dosa besar, menunjuki ke jalan lurus, melindungi orang yang membacanya dari siksa neraka jahim.
Hikmah membaca sholawat Nabi sangat banyak, sebagai seorang muslim ini merupakan sarana pengampunan dosa, pengabulan doa serta untuk mendatangkan rahmat Allah dan ketenangan hati.
Selain itu, membaca sholawat juga dapat menjadi pelindung bagi kita dihari akhir nanti, sebab orang-orang yang membaca sholawat sudah pastinya merupakan umat Nabi yang kelak akan bertemu dengan beliau dan mendapatkan syafaat Rasulullah SAW di padang mahsyar.
Rasulullah SAW bersabda: “Perbanyaklah kalian untuk bershalawat kepadaku di hari Jumat. Karena sesungguhnya shalawatnya umatku itu disetorkan kepadaku setiap hari Jumat. Barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, maka dia akan mendapatkan kedudukan yang paling dekat denganku,” (HR Imam Baihaqi, dari Anas bin Malik).
Disebutkan juga dalam hadist yang di riwayatkan oleh Imam Tirmidzi, bahwa Rasulullah SAW akan memberikan Syafaat paling banyak kepada orang-orang yang senantiasa bersholawat.
Rasulullah bersabda; “Orang yang paling berhak mendapatkan syafa’atku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku.” (HR Tirmidzi).
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ࣙالنُّوْرِ الذَّاتِيِّ وَالسِّرِّ السَّارِيِّ فِيْ سَائِرِ الْأَسْمَاءِ وَالصِّفَاتِ
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muḫammadin in nûridz dzâtî was sirris sârî fî sâ-iril asmâ’ wash shifât
Artinya: Ya Allah berikanlah rahmat keagungan pada Baginda Nabi Muḫammad ﷺ yang merupakan cahaya Dzat (Allah) dan merupakan rahasia yang mengalir pada seluruh nama serta sifat
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَشْغِلِ الظَّالِمِيْنَ بِالظَّالِمِيْنَ وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِيْنَ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمِعِيْنَ
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muḫammadin wa asyghilidh dhâlimîn(a) bidh dhâlimîn(a), wa akhrijnâ min bainihim sâlimîn(a) wa ‘alâ âlihi washaḫbihi ajma’în(a)
Artinya: Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ. Sibukkanlah orang-orang zalim dengan sesama orang-orang zalim. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Limpahkanlah pula rahmat kepada keluarga dan para sahabat beliau ﷺ secara keseluruhan.
اَللّٰهُمَّ يَا دَائِمَ الْفَضْلِ عَلَى الْبَرِيَّةِ، يَا بَاسِطَ الْيَدَيْنِ بِالْعَطِيَّةِ، يَا صَاحِبَ الْمَوَاهِبِ السَّنِيَّةِ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْوَرَى سَجِيَّةً، وَاغْفِرْ لَنَا يَا ذَا الْعُلَى فِيْ هٰذِهِ الْعَشِيَّةِ
Latin: Allâhumma yâ dâimal fadl-li ‘alal bariyyah, yâ bâsithal yadaini bil ‘athiyyah, yâ shâḫibal mawâhibis saniyyah, shalli ‘alâ sayyidinâ muḫammadin khairil warâ sajiyyah, waghfir lanâ yâ dzal ‘ulâ fî hâdzihil ‘asyiyyah
Artinya: Ya Allah, wahai yang karunia-Nya selalu tercurah pada semesta alam. Wahai Yang Maha Pemurah dengan pemberian-pemberian. Wahai Pemberi segala anugerah. Limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad ﷺ sebaik-baik makhluk dari sisi akhlak. Ampunilah dosa-dosa kami di malam ini, wahai Yang Maha Agung.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ الْبُشْرَى صَلَاةً تُبَشِّرُنَا بِهَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَجَمِيْعَ مَشَايِخِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَطَلَبَتَنَا وَطَالِبَاتِنَا مِنْ يَوْمِنَا هٰذَا إِلَى يَوْمِ الْاٰخِرَةِ
Latin: Allâhumma shalli wa sallim ‘alâ sayyidinâ muḫammadin shâḫibil busyrâ shalâtan tubasysyirunâ bihâ wa ahlanâ wa aulâdanâ wa jami’a masyâyikhinâ wa mu’allimîna wa thalabatanâ wa thâlibâtinâ min yauminâ hâdzâ ilâ yaumil akhirah
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada Baginda Nabi Muhammad sang pembawa kabar gembira dengan shalawat yang dapat memberikan kebahagiaan kepada kami, keluarga kami, anak-anak kami, guru-guru kami, para pengajar kami, serta murid-murid kami sejak hari ini hingga hari kiamat kelak.
اَللّٰهُمَّ صَـلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ࣙالَّذِيْ مَلَأْتَ قَلْبَهُ مِنْ جَلَالِكَ، وَعَيْنَهُ مِنْ جَمَالِكَ ، فَأَصْبَحَ فَرَحًا مُؤَيَّدًا مَنْصُوْرًا، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muḫammadinil ladzî mala’ta qalbahû min jalâlika wa ‘ainahû min jamâlika fa ashbaḫa farahan muayyadan manshûran, wa ‘alâ âlihî wa shaḫbihî wa sallim taslîman katsiran
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan atas junjungan kami Nabi Muhammad, yang telah Engkau penuhi hatinya dengan keagungan-Mu, dan Engkau penuhi matanya dengan keindahan-Mu sehingga beliau menjadi bahagia, dikuatkan, dan dibantu. Limpahkan pula rahmat kepada keluarga dan para sahabat beliau. Berilah mereka semua keselamatan yang berlimpah.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ࣙالْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ، وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِيْ إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muḫammadinil-fâtiḫi limâ ughliqa, wal-khâtimi limâ sabaqa, nâshiril-ḫaqqi bil-ḫaqqi wal-hâdî ila shirâthikal-mustaqîm(i), wa ‘alâ âlihi wa shaḫbihi ḫaqqa qadrihi wa miqdârihil ‘adhîm(i)
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad ﷺ, pembuka segala yang terkunci, penutup kenabian yang telah lalu, pembela kebenaran dengan kebenaran, dan petunjuk kepada jalanMu yang lurus. Semoga Allah melimpahkan pula rahmat kepada keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَ بَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muḫammad wa ‘alâ âli sayyidinâ Muḫammad kamâ shallaita ‘alâ sayyidinâ Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhîm. Wa bârik ‘alâ sayyidinâ Muḫammad wa ‘alâ âli sayyidinâ Muḫammad kamâ bârakta ‘alâ sayyidinâ Ibrâhim wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhîm. Fil ‘âlamîna innaka ḫamîdum majîd
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muḫammad dan kepada keluarga Nabi Muḫammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muḫammad dan bagi keluarga Nabi Muḫammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.
صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ كُلَّمَا ذَكَرَهُ الذَّاكِرُوْنَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِهِ الْغَافِلُوْنَ
Latin: Shallahu ‘alâ nabiyyinâ muḫammadin kullamâ dzakarahudz dzâkirûna wa ghafala ‘an dzikrihil ghâfilûn(a)
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas nabi kami, Nabi Muhammad ﷺ, selama orang-orang yang ingat menyebut-Mu dan orang-orang yang lalai lupa untuk menyebut-Mu.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَـا وَمَوْلَانَـا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَحِلُّ بِهَـا عُقْدَتِيْ وَتُفَرِّجُ بِهَا كُرْبَتِيْ وَتُنْقِذُنِيْ بِهَا وَحْلَتِيْ وَتُقِـيْلُ بِهَا عَثْرَتِيْ وَتَقْضِيْ بِهَا حَاجَتِيْ
Latin: Allâhumma shalli wa sallim ‘alâ sayyidinâ wa mawlânâ muḫammadin shalâtan taḫillu bihâ ‘uqdatî wa tufarriju bihâ kurbatî wa tunqidzunî bihâ waḫlatî wa tuqîlu bihâ ‘atsratî wa taqdlî bihâ ḫâjatî
Artinya: Ya Allah, limpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami dan tuan kami, Nabi Muhammad ﷺ, dengan rahmat yang melalui perantaranya Engkau lepaskan kesulitanku, Engkau lapangkan kesedihanku, Engkau selamatkan aku dari kubangan lumpur (kesesatan), dan Engkau bangkitkan aku dari ketergelinciran, dan Engkau kabulkan hajatku.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ بِعَدَدِ أَنْوَاعِ الرِّزْقِ وَالْفُتُوْحَاتِ، يَا بَاسِطُ الَّذِيْ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ، اُبْسُطْ عَلَيْنَا رِزْقًا وَاسِعًا مِنْ كُلِّ جِهَةٍ مِنْ خَزَآئِنِ غَيْبِكَ بِغَيْرِ ِمِنَّةِ مَخْلُوْقٍ بِمَحْضِ فَضْلِكَ وَكَرَمِكَ يَا رَحْمٰنُ
Latin: Allâhumma shalli wasallim wabârik ‘alâ sayyidinâ muḫammadin wa’alâ âlihi bi ‘adadi anwâ’ir rizqi wal futûhât(i). Yâ bâsithul ladzî yabsuthur rizqa limay yasyâ-u bi ghairi hisâb. Ubsuth ‘alainâ rizqan wâsi’an min kulli jihatin min khazâ-ini ghaibika bighairi minnati makhlûqin, bi mahdli fadhlika wa karamika yâ raḫmânu
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad ﷺ dan kepada keluarganya, sebanyak aneka ragam rezeki dan terbukanya segala kebaikan. Wahai Allah yang Maha Memberikan keluasan, dzat yang meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki dengan tanpa hitungan. Semoga Engkau meluaskan kepada kami rezeki yang luas yang datang dari segala penjuru. Dari berbagai gudang ghaibmu dengan tanpa adanya utang budi kepada makhluk, dengan murninya fadilah dan kemuliaan-Mu, wahai Yang Maha Pengasih.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَا فِيْ عِلْمِ اللّٰهِ صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ مُلْكِ اللّٰهِ
Latin: Allâhumma shalli ‘ala sayyidinâ muḫammadin ‘adada mâ fî ‘ilmillâhi shalâtan dâ-imatan bidawâmi mulkillâhi.
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad ﷺ sebanyak bilangan yang ada dalam pengetahuan Allah, dengan rahmat yang abadi seabadi kerajaan Allah.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَمْلَأُ خَزَائِنَ اللهِ نُوْرًا، وَتَكُوْنُ لَنَا فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُوْرًا
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muḫammad shalâtan tamla-u khazâinallâhi nûran wa takûnu lanâ farajan wa faraḫan wa surûran.
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad ﷺ dengan rahmat yang memenuhi perbendaharaan Allah dengan cahaya dan memberikan kami jalan keluar, kebahagiaan, dan sukacita.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَجْعَلُنَا بِهَا مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا وَتَحْشُرُنَا بِعِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ فِيْ دُنْيَانَا وَأُخْرَانَا وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muḫammadin shalâtan taj’alunâ bihâ min ahlil ‘ilmi dhâhiran wa bâthinan wa taḫsyurunâ bi ‘ibâdikash shâliḫîna fî dun-yânâ wa ukhrâna wa ‘alâ âlihi wa shaḫbihi wa sallim
Artinya: Ya Allah limpahkanlah sholawat dan salam kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ yang dengan shalawat itu Engkau jadikan kami termasuk golongan ahli ilmu, baik lahir maupun batin, dan Engkau kumpulkan kami bersama para hambaMu yang soleh, baik di dunia maupun di akhirat kami. Demikian, limpahkan pula kepada keluarga dan para sahabat beliau ﷺ.
Dengan ini, membaca sholawat tidak boleh lepas dari keseharian umat muslim, selain keutamaan saat didunia, sholawat juga dapat memberikan keuntungan lain bagi infoers kelak dihari akhir. Tidak ada ibadah yang akan berakhir sia-sia, apabila kita melakukannya dengan hati yang ikhlas.
Ini saja penjelasan yang dapat infoSumbagsel rangkum, Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi infoers yang membutuhkan.
Artikel ini ditulis oleh Rhessya Putri Wulandari Tri Maris Mahasiswa Magang Prima PTKI Kementerian Agama.
Apa itu Sholawat?
Manfaat Membaca sholawat
Hikmah Membaca Sholawat Nabi
Rekomendasi sholawat Pendek Untuk Sehari-Hari
1. Sholawat Nur Dzati
2. Sholawat Asyghill
3. Sholawat Bariyyah
4. Sholawat Busyra
5. Sholawat Farah
6. Sholawat Fatih
7. Sholawat Ibrahimiyah
8. Sholawat Imam Asy-Syafi’i
9. Sholawat Inqadz Imam Nawawi
10. Sholawat Jalbir Rizqi
11. Sholawat Sa’adah
12. Sholawat Surur
13. Sholawat Syaikhona Kholil
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ࣙالنُّوْرِ الذَّاتِيِّ وَالسِّرِّ السَّارِيِّ فِيْ سَائِرِ الْأَسْمَاءِ وَالصِّفَاتِ
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muḫammadin in nûridz dzâtî was sirris sârî fî sâ-iril asmâ’ wash shifât
Artinya: Ya Allah berikanlah rahmat keagungan pada Baginda Nabi Muḫammad ﷺ yang merupakan cahaya Dzat (Allah) dan merupakan rahasia yang mengalir pada seluruh nama serta sifat
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَشْغِلِ الظَّالِمِيْنَ بِالظَّالِمِيْنَ وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِيْنَ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمِعِيْنَ
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muḫammadin wa asyghilidh dhâlimîn(a) bidh dhâlimîn(a), wa akhrijnâ min bainihim sâlimîn(a) wa ‘alâ âlihi washaḫbihi ajma’în(a)
Artinya: Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ. Sibukkanlah orang-orang zalim dengan sesama orang-orang zalim. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Limpahkanlah pula rahmat kepada keluarga dan para sahabat beliau ﷺ secara keseluruhan.
اَللّٰهُمَّ يَا دَائِمَ الْفَضْلِ عَلَى الْبَرِيَّةِ، يَا بَاسِطَ الْيَدَيْنِ بِالْعَطِيَّةِ، يَا صَاحِبَ الْمَوَاهِبِ السَّنِيَّةِ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْوَرَى سَجِيَّةً، وَاغْفِرْ لَنَا يَا ذَا الْعُلَى فِيْ هٰذِهِ الْعَشِيَّةِ
Latin: Allâhumma yâ dâimal fadl-li ‘alal bariyyah, yâ bâsithal yadaini bil ‘athiyyah, yâ shâḫibal mawâhibis saniyyah, shalli ‘alâ sayyidinâ muḫammadin khairil warâ sajiyyah, waghfir lanâ yâ dzal ‘ulâ fî hâdzihil ‘asyiyyah
Artinya: Ya Allah, wahai yang karunia-Nya selalu tercurah pada semesta alam. Wahai Yang Maha Pemurah dengan pemberian-pemberian. Wahai Pemberi segala anugerah. Limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad ﷺ sebaik-baik makhluk dari sisi akhlak. Ampunilah dosa-dosa kami di malam ini, wahai Yang Maha Agung.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ الْبُشْرَى صَلَاةً تُبَشِّرُنَا بِهَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَجَمِيْعَ مَشَايِخِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَطَلَبَتَنَا وَطَالِبَاتِنَا مِنْ يَوْمِنَا هٰذَا إِلَى يَوْمِ الْاٰخِرَةِ
Latin: Allâhumma shalli wa sallim ‘alâ sayyidinâ muḫammadin shâḫibil busyrâ shalâtan tubasysyirunâ bihâ wa ahlanâ wa aulâdanâ wa jami’a masyâyikhinâ wa mu’allimîna wa thalabatanâ wa thâlibâtinâ min yauminâ hâdzâ ilâ yaumil akhirah
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada Baginda Nabi Muhammad sang pembawa kabar gembira dengan shalawat yang dapat memberikan kebahagiaan kepada kami, keluarga kami, anak-anak kami, guru-guru kami, para pengajar kami, serta murid-murid kami sejak hari ini hingga hari kiamat kelak.
اَللّٰهُمَّ صَـلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ࣙالَّذِيْ مَلَأْتَ قَلْبَهُ مِنْ جَلَالِكَ، وَعَيْنَهُ مِنْ جَمَالِكَ ، فَأَصْبَحَ فَرَحًا مُؤَيَّدًا مَنْصُوْرًا، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muḫammadinil ladzî mala’ta qalbahû min jalâlika wa ‘ainahû min jamâlika fa ashbaḫa farahan muayyadan manshûran, wa ‘alâ âlihî wa shaḫbihî wa sallim taslîman katsiran
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan atas junjungan kami Nabi Muhammad, yang telah Engkau penuhi hatinya dengan keagungan-Mu, dan Engkau penuhi matanya dengan keindahan-Mu sehingga beliau menjadi bahagia, dikuatkan, dan dibantu. Limpahkan pula rahmat kepada keluarga dan para sahabat beliau. Berilah mereka semua keselamatan yang berlimpah.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ࣙالْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ، وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِيْ إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muḫammadinil-fâtiḫi limâ ughliqa, wal-khâtimi limâ sabaqa, nâshiril-ḫaqqi bil-ḫaqqi wal-hâdî ila shirâthikal-mustaqîm(i), wa ‘alâ âlihi wa shaḫbihi ḫaqqa qadrihi wa miqdârihil ‘adhîm(i)
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad ﷺ, pembuka segala yang terkunci, penutup kenabian yang telah lalu, pembela kebenaran dengan kebenaran, dan petunjuk kepada jalanMu yang lurus. Semoga Allah melimpahkan pula rahmat kepada keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَ بَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ Muḫammad wa ‘alâ âli sayyidinâ Muḫammad kamâ shallaita ‘alâ sayyidinâ Ibrâhîm wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhîm. Wa bârik ‘alâ sayyidinâ Muḫammad wa ‘alâ âli sayyidinâ Muḫammad kamâ bârakta ‘alâ sayyidinâ Ibrâhim wa ‘alâ âli sayyidinâ Ibrâhîm. Fil ‘âlamîna innaka ḫamîdum majîd
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muḫammad dan kepada keluarga Nabi Muḫammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muḫammad dan bagi keluarga Nabi Muḫammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.
صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ كُلَّمَا ذَكَرَهُ الذَّاكِرُوْنَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِهِ الْغَافِلُوْنَ
Latin: Shallahu ‘alâ nabiyyinâ muḫammadin kullamâ dzakarahudz dzâkirûna wa ghafala ‘an dzikrihil ghâfilûn(a)
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas nabi kami, Nabi Muhammad ﷺ, selama orang-orang yang ingat menyebut-Mu dan orang-orang yang lalai lupa untuk menyebut-Mu.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَـا وَمَوْلَانَـا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَحِلُّ بِهَـا عُقْدَتِيْ وَتُفَرِّجُ بِهَا كُرْبَتِيْ وَتُنْقِذُنِيْ بِهَا وَحْلَتِيْ وَتُقِـيْلُ بِهَا عَثْرَتِيْ وَتَقْضِيْ بِهَا حَاجَتِيْ
Latin: Allâhumma shalli wa sallim ‘alâ sayyidinâ wa mawlânâ muḫammadin shalâtan taḫillu bihâ ‘uqdatî wa tufarriju bihâ kurbatî wa tunqidzunî bihâ waḫlatî wa tuqîlu bihâ ‘atsratî wa taqdlî bihâ ḫâjatî
Artinya: Ya Allah, limpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami dan tuan kami, Nabi Muhammad ﷺ, dengan rahmat yang melalui perantaranya Engkau lepaskan kesulitanku, Engkau lapangkan kesedihanku, Engkau selamatkan aku dari kubangan lumpur (kesesatan), dan Engkau bangkitkan aku dari ketergelinciran, dan Engkau kabulkan hajatku.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ بِعَدَدِ أَنْوَاعِ الرِّزْقِ وَالْفُتُوْحَاتِ، يَا بَاسِطُ الَّذِيْ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ، اُبْسُطْ عَلَيْنَا رِزْقًا وَاسِعًا مِنْ كُلِّ جِهَةٍ مِنْ خَزَآئِنِ غَيْبِكَ بِغَيْرِ ِمِنَّةِ مَخْلُوْقٍ بِمَحْضِ فَضْلِكَ وَكَرَمِكَ يَا رَحْمٰنُ
Latin: Allâhumma shalli wasallim wabârik ‘alâ sayyidinâ muḫammadin wa’alâ âlihi bi ‘adadi anwâ’ir rizqi wal futûhât(i). Yâ bâsithul ladzî yabsuthur rizqa limay yasyâ-u bi ghairi hisâb. Ubsuth ‘alainâ rizqan wâsi’an min kulli jihatin min khazâ-ini ghaibika bighairi minnati makhlûqin, bi mahdli fadhlika wa karamika yâ raḫmânu
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad ﷺ dan kepada keluarganya, sebanyak aneka ragam rezeki dan terbukanya segala kebaikan. Wahai Allah yang Maha Memberikan keluasan, dzat yang meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki dengan tanpa hitungan. Semoga Engkau meluaskan kepada kami rezeki yang luas yang datang dari segala penjuru. Dari berbagai gudang ghaibmu dengan tanpa adanya utang budi kepada makhluk, dengan murninya fadilah dan kemuliaan-Mu, wahai Yang Maha Pengasih.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ مَا فِيْ عِلْمِ اللّٰهِ صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ مُلْكِ اللّٰهِ
Latin: Allâhumma shalli ‘ala sayyidinâ muḫammadin ‘adada mâ fî ‘ilmillâhi shalâtan dâ-imatan bidawâmi mulkillâhi.
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad ﷺ sebanyak bilangan yang ada dalam pengetahuan Allah, dengan rahmat yang abadi seabadi kerajaan Allah.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَمْلَأُ خَزَائِنَ اللهِ نُوْرًا، وَتَكُوْنُ لَنَا فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُوْرًا
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muḫammad shalâtan tamla-u khazâinallâhi nûran wa takûnu lanâ farajan wa faraḫan wa surûran.
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad ﷺ dengan rahmat yang memenuhi perbendaharaan Allah dengan cahaya dan memberikan kami jalan keluar, kebahagiaan, dan sukacita.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَجْعَلُنَا بِهَا مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا وَتَحْشُرُنَا بِعِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ فِيْ دُنْيَانَا وَأُخْرَانَا وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Latin: Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muḫammadin shalâtan taj’alunâ bihâ min ahlil ‘ilmi dhâhiran wa bâthinan wa taḫsyurunâ bi ‘ibâdikash shâliḫîna fî dun-yânâ wa ukhrâna wa ‘alâ âlihi wa shaḫbihi wa sallim
Artinya: Ya Allah limpahkanlah sholawat dan salam kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ yang dengan shalawat itu Engkau jadikan kami termasuk golongan ahli ilmu, baik lahir maupun batin, dan Engkau kumpulkan kami bersama para hambaMu yang soleh, baik di dunia maupun di akhirat kami. Demikian, limpahkan pula kepada keluarga dan para sahabat beliau ﷺ.
Dengan ini, membaca sholawat tidak boleh lepas dari keseharian umat muslim, selain keutamaan saat didunia, sholawat juga dapat memberikan keuntungan lain bagi infoers kelak dihari akhir. Tidak ada ibadah yang akan berakhir sia-sia, apabila kita melakukannya dengan hati yang ikhlas.
Ini saja penjelasan yang dapat infoSumbagsel rangkum, Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi infoers yang membutuhkan.
Artikel ini ditulis oleh Rhessya Putri Wulandari Tri Maris Mahasiswa Magang Prima PTKI Kementerian Agama.







