MUI Ajak Massa Aksi di Sumsel Sampaikan Aspirasi dengan Bermartabat

Posted on

Majelis Ulama Indonesia mengimbau aksi demonstrasi yang akan dilakukan di Kota Palembang, Sumatera Selatan berlangsung tertib, aman, dan damai. Massa diimbau tak berperilaku anarkis hingga membuat kerusakan dimana-mana, termasuk menyasar fasilitas-fasilitas publik yang dipakai masyarakat.

“Kami mengajak seluruh peserta aksi di DPRD Sumsel Senin mendatang untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang aman, damai, dan bermartabat,” ujar Ketua MUI Palembang Riza Pahlevi, Sabtu (30/8/2025).

Dia mengajak massa aksi nanti untuk menjaga ketertiban dan persaudaraan. Tidak mudah terprovokasi melakukan tindakan-tindakan atau hal yang tidak diinginkan.

“Mari jaga ketertiban serta persaudaraan, agar perjuangan yang baik tidak ternodai,” katanya.

Riza juga berharap, aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah tersampaikan dengan baik dan memberi dampak kepada seluruh masyarakat.

“Dan (aksi demonstrasi nanti) tetap membawa maslahat bagi semua,” terangnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru mempersilakan massa aksi dari mahasiswa dan pengemudi ojek online (ojol) yang ingin melakukan demonstrasi pada Senin (1/9) nanti. Penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara.

“Terkait aksi Senin nanti, kita lihat perkembangannya. Menyampaikan aspirasi itu hak warga negara, tidak dilarang,” ujar Deru, Jumat (28/8/2025).

Herman Deru menilai, Sumsel dikenal sebagai wilayah zero conflict. Dia meminta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga citra tersebut dengan terus merawat kerukunan dan toleransi yang telah terbangun.

“Kita harap masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tetap mengutamakan persatuan,” katanya.

“Kita ini warga Sumsel yang dikenal dengan semangat zero conflict, ini adalah keunggulan kita yang harus dijaga. Mari kita pisahkan persoalan pribadi dari stabilitas daerah. Saya harap masyarakat tetap menjunjung tinggi toleransi antaragama, antarsuku, dan antarprofesi. Ini penting agar kekompakan yang menjadi modal pembangunan tetap terjaga,” sambungnya.