Polda Sumsel Resmi Bentuk Direktorat PPA-PPO, Ini Tugasnya

Posted on

Polda Sumsel resmikan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Perlindungan Perdagangan Orang (PPO). Nantinya, direktorat ini akan difokuskan menangani kasus PPA dan PPO di wilayah Sumsel.

Direktorat PPA dan PPO Polda Sumsel dipimpin oleh Kombes Andes Purwanti yang sebelumnya menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Sumsel.

Penunjukan ini sekaligus menandai dimulainya kerja Direktorat PPA dan PPO secara mandiri di bawah Polda Sumsel.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya menjelaskan bahwa pembentukan direktorat ini bertujuan memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta PPO.

“Iya hari ini (Senin) ada juga pelantikan pejabat utama Polda Sumsel dengan struktur yang baru yakni Direktorat PPA dan PPO. Khusus Direktorat Reserse yang menangani khusus masalah perlindungan perempuan dan anak,” katanya, Senin.

“Jadi tugasnya itu nanti melakukan tugas penyelidikan termasuk penyidikan terhadap semua korban-korban yang menyangkut perempuan dan anak,” sambungnya.

Kata Nandang, direktorat ini dibentuk mengingat sudah banyaknya kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polda Sumsel.

“Karena memang mengingat tingkat kejahatan terkait korban anak dan perempuan sudah tinggi di Sumsel. Maka kita sudah selayaknya ditangani oleh struktur sendiri,” ujarnya.

Selain itu, TPPO di Sumsel juga sudah ada beberapa kasus yang ditangani. Ia menjelaskan, nantinya direktorat ini akan memiliki struktur sendiri. Sebelumnya di bawah struktur Direktorat Reserse Kriminal Umum.

“Nantinya direktorat ini bisa melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap potensi adanya TPPO dan lainnya. Untuk subditnya sudah ada dan juga beberapa polda lain juga sudah ada,” jelasnya.

Selain melantik Direktur Direktorat PPA dan PPO, Polda Sumsel juga melakukan pelantikan Waka Polda Sumsel yang baru, 6 PJU dan 4 Kapolres.