Polisi mengimbau warga untuk tetap waspada usai gerombolan gajah liar masuk perkebunan warga di Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan.
Diketahui gerombolan gajah liar sebanyak 20 ekor lebih tersebut terlihat di SP-05, Desa Tri Anggun Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, Musi Rawas, Sumatera Selatan sejak Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 19.00 WIB dan Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta mengatakan gerombolan gajah liar tersebut dikabarkan masuk hingga ke kebun warga dan mendekati permukiman.
Agung pun mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kebun maupun di sekitar hutan agar tidak beraktivitas sendirian pada pagi dan sore hari. Kemudian hindari jalur-jalur yang rawan dilalui satwa liar.
“Maka dari itu kami pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak mendekati, tidak mengusik, serta tidak memprovokasi gajah liar dalam kondisi apa pun,” katanya, Rabu (21/1/2026).
Selain kepada warga, Agung juga mengimbau kepada para pengguna jalan yang melintas di jalur Musi Rawas-PALI terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan agar meningkatkan kewaspadaan serta lebih berhati-hati saat melintas di lokasi itu.
“Apabila melihat keberadaan gerombolan gajah tersebut, kita imbau agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat desa setempat,” ujarnya.
Ia mengimbau agar para pengendara untuk mengurangi kecepatan, terutama pada malam hari dan saat kondisi jalan sepi. Kemudian selalu memperhatikan situasi di sekitar badan jalan guna mengantisipasi kemunculan gerombolan gajah liar secara tiba-tiba.
“Apabila melihat gerombolan gajah liar di sekitar jalan, diimbau agar para pengendara untuk tidak mendekat, tidak membunyikan klakson secara berlebihan, dan menghentikan kendaraan di tempat yang aman. Kemudian segera melapor ke kepolisian terdekat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) serta pemerintah desa setempat guna mengantisipasi dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.
“Karena akibat kejadian tersebut, sejumlah kebun warga mengalami kerusakan yakni kebun karet dan kebun kelapa sawit milik warga Dusun II, Desa Tri Anggun Jaya. Hingga saat ini, kawanan gajah masih terpantau berada di sekitar kebun warga,” katanya.
