Aksi sejumlah pria melakukan aksi saling serang menggunakan sajam terjadi di depan salah satu mal di Palembang. Saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.
Kapolsek Ilir Barat 1 Kompol Rifan Wijaya membenarkan peristiwa tersebut. Namun, dia belum dapat menjelaskan secara rinci terkait peristiwa tersebut.
“Kalau dugaan masih kita dalami sebab kita datang sudah bubar,” katanya, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan berdasarkan kamera CCTV dari pihak mal, terdapat kurang lebih 10 orang yang terlibat saling serang menggunakan sajam.
Dugaan sementara saling serang itu, kata dia, melibatkan antarkelompok.
“Masih kita dalami, kalau dari CCTV saling serang, kelihatannya antarkelompok. Kalau dari CCTV ada kurang 10 orang lebih,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang ia dapat, akibat peristiwa tersebut ada yang menjadi korban luka dan saat ini sedang dalam perawatan di Rumah Sakit AK Gani Palembang.
“Kalau informasi ada (korban luka), korban di RS AK Gani. Belum ada laporan polisi, masih kita tunggu buat laporan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi saling serang terjadi di depan Palembang Square, tepatnya di jalan Angkatan 45, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang pada Selasa (6/1/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi bernama Purwanto mengatakan saat kejadian dia berada di TKP, tapi dia tidak tahu secara pasti kronologi kejadian itu. Sebab saat itu tiba-tiba beberapa orang langsung terlibat aksi saling serang menggunakan sajam.
“Tadi sudah ramai, ada 1 orang yang ketinggalan langsung di pukuli. Iya menggunakan pedang semua, tadi ramai sekali (yang terlibat),” katanya saat diwawancarai.
Ia tidak mengetahui secara pasti kejadian itu, namun semua yang terlibat menggunakan sajam dan saling serang. Setelah kejadian itu, terduga pelaku maupun korban langsung melarikan diri.
“Ada yang pakai penutup muka, tadi sudah itu mereka langsung kabur dan pergi menggunakan mobil,” ujarnya.
