Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang bersama Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) telah melakukan investigasi dan mengambil tindakan terkait perundungan dan pemerasan mahasiswa Unsri.
Direktur Utama RSMH Palembang Siti Khalimah mengatakan adanya aksi perundungan terhadap mahasiswa Unsri yang dilakukan oleh kakak tingkat atau senior di lingkungan program PPDS.
RSMH bersama FK Unsri telah melakukan investigasi dan membuat rekomendasi ke FK Unsri untuk mengambil tindakan terkait perundungan dan pemerasan yang dialami korban.
“FK telah mengeluarkan Surat Peringatan (SP) kepada para pelaku,” tegas Khalimah.
Menurut Khalimah, perundungan dan pemerasan terhadap mahasiswa Unsri ini terjadi antar sesama PPDS, yakni PPDS senior dan junior.
“Untuk jumlah pelaku saya kurang tahu tapi ini antara senior dan junior di lingkungan PPDS. FK Unsri telah memanggil para pelaku dan sudah memberikan SP,” katanya.
Khalimah menuturkan untuk SP yang diberikan FK Unsri kepada para pelaku perundungan dan pemerasan ke junior mahasiswa PPDS Unsri tidak begitu diketahuinya sebab itu merupakan kewenangan FK Unsri.
“Namun yang saya tahu ada yang tertunda wisudanya. Itu yang saya tahu. Untuk jelasnya bisa hubungi FK Unsri,” ungkapnya.







