Satu Lagi Pekerja yang Tenggelam di Sungai Pangabuan Ditemukan Tewas

Posted on

Pekerja pabrik bernama Sandi (27) yang tenggelam di Sungai Pangabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi, ditemukan meninggal dunia. Sandi sebelumnya dilaporkan tenggelam bersama temannnya Ardan Maulana (23) yang sudah ditemukan meninggal dunia lebih dulu.

Kepala Unit Siaga SAR Tungkal, M. Mujahid mengatakan pada pencarian hari kedua kali ini membuahkan hasil. Jenazah korban ditemukan di aliran Sungai Pebengis, sekitar pukul 12.45 WIB.

“Tim SAR Gabungan menemukan korban kedua atas nama Sandi (27) di aliran Sungai Pebengis, koordinat 0°50’33.9″ S, 103°25’02.0″ E,” kata Mujahid, Senin (12/1/2025).

Lokasi penemuan korban berada tidak jauh dari titik ditemukannya perahu milik mereka. Jenazah Sandi langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Jalan PLN Lama, RT 15 Tungkal Harapan, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Dengan ditemukannya kedua korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Tim telah melaksanakan briefing penutupan pada pukul 13.40 WIB, dan seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing,” ungkapnya.

Saat proses pencarian, cuaca di lokasi selama dilaporkan berawan dan sempat terjadi hujan. Meski cukup kondusif, tetap menuntut kewaspadaan tinggi dari tim SAR Gabungan di lapangan.

Diberitakan sebelumnya, dua orang pekerja pabrik dilaporkan tenggelam saat menyeberang menggunakan perahu di Sungai Pangabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Kepala Kantor SAR Jambi, Ada Sudarsa, mengatakan kedua korban Ardan Maulana (23) dan Sandi (27), pulang dari pabrik Kicun menggunakan perahu pada Jumat (9/1/2025) sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, hingga Minggu (11/1/2025) pagi, korban tak kunjung pulang.

“Keduanya berangkat menggunakan perahu menuju kediaman mereka di RT 15 Tungkal Harapan melalui jalur Sungai Pengabuan. Namun, hingga Minggu pagi, kedua korban tidak kunjung sampai di rumah. Pihak keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut kepada Unit Siaga SAR Tungkal pada pukul 08.00 WIB,” kata Adah, Minggu.

Dari laporan itu, Tim langsung melakukan pencarian. Tim SAR bergerak menuju lokasi koordinat 0∘49′50.7″ S, 103∘25′19.5″ E, sesuai laporan. Setelah 1 jam menyisir, tim menemukan sesosok mayat mengapung yang diketahui jenazah Ardan Maulana (23).

“Korban Ardan Maulana ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak kurang lebih 1 mil dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke rumah duka,” ujar Adah.