Sejumlah pejabat berdatangan ke rumah duka Kemas Haji Abdul Halim Ali atau Haji Alim untuk melakukan takziah di Jalan Dr M Isa, Palembang, Kamis (22/1/2026) malam.
Terlihat Gubernur Sumsel Herman Deru, Dirut Bank Mandiri Riduan, mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Asisten I Pemprov Sumsel Apriyadi, dan lainnya. Sebelumnya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa juga telah melayat.
Ramai juga kerabat dan masyarakat sekitar yang datang untuk takziah. Mereka menyampaikan duka cita kepada keluarga Haji Alim.
Rencananya, Haji Alim akan dimakamkan di kediamannya, tepatnya di belakang rumah dan disamping makam istrinya Nyimas Hj Aminah.
Susno Duadji yang ditanyai terkait sosok Haji Alim menyebut jika tokoh asal Sumsel itu adalah pengusaha sukses. Dia menyebut jika Haji Alim merupakan tokoh kebanggaan Sumsel.
“Beliau adalah pengusaha sukses, kebanggan Sumsel. Yang saya kenang dengan beliau adalah selalu ingat dengan orang yang pernah ketemu. Beliau juga kalau dimintai bantuan tidak pernah menolak. Beliau adalah orang paling baik,” ujarnya.
Putra Almarhum Kemas Haji Abdul Halim Ali atau Haji Alim, Kemas Umar Halim sebelumnya menyebut jika orang tuanya akan dimakamkan di pemakaman keluarga. Pemakaman itu terletak di kediaman Haji Alim di Jalan Dr M Isa.
“Insyaallah akan dimakamkan di pemakaman keluarga (di kediaman Jalan Dr M Isa). Sebelumnya jenazah akan disalatkan dulu di Masjid Agung Palembang,” ujar Umar, Kamis (22/1/2026).
Dia menyebut Haji Alim akan dimakamkan seusai salat Jumat. Dia mewakili keluarga besar, juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak.
“Saya mewakili keluarga besar menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, jika selama ini orang tua kami melakukan kekhilafan baik disengaja maupun tidak disengaja,” katanya.
“Kami memohon kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum. Semoga amal ibadahnya selama ini diterima Allah SWT dan segala kekhilafan semasa hidupnya dimaafkan,” sambungnya.







