Tugu Cempako Telok yang akan menggantikan Tugu Air Mancur akan segera diperkenalkan ke publik sebagai ikon baru kota. Monumen yang berada di tempat titik nol atau di depan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo kini sudah masuk tahap akhir penyelesaian.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan pentingnya kualitas finishing serta perawatan jangka panjang agar keindahan tugu tidak hanya bersifat sementara.
“Saya minta pengerjaannya benar-benar diperhatikan. Jangan hanya bagus saat peresmian, tapi setelah itu terbengkalai,” ujar Ratu Dewa, Senin (19/1/2026).
Dewa juga meminta agar seluruh fitur utama, seperti tampilan Asmaul Husna dan air mancur menari, dapat berfungsi optimal secara berkelanjutan. Menurut Dewa, penataan pencahayaan harus dibuat selaras agar tampil elegan, bukan justru terlihat berlebihan.
“Lampunya harus harmonis,jangan sampai warnanya terlalu kontras dan terkesan norak,” tegasnya.
Selain peran pemerintah, Ratu Dewa mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas publik tersebut sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
“Kalau sudah bagus, mari kita jaga bersama. Jangan sampai fasilitas yang sudah dipercantik malah dirusak atau dicuri,” ujarnya.
Saat ini, struktur utama tugu telah rampung,tapi area sekitar masih dipagari seng untuk menjaga keamanan selama proses finishing. Beberapa waktu lalu, air mancur di kawasan tersebut juga sudah diuji coba dan berjalan normal.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Rekaman uji coba itu ramai beredar di media sosial dan mendapat respon positif dari warganet. Tampilan air mancur menari dengan pencahayaan warna-warni dinilai memukau dan semakin mempercantik pusat kota.
Tak hanya itu, teks berjalan Asmaul Husna juga telah diaktifkan, menghadirkan nuansa religius yang selaras dengan identitas Palembang sebagai kota bernuansa Islami.
Empat Kali Berganti Wajah
Diketahui, Bundaran Air Mancur Palembang dikenal sebagai salah satu titik ikonik kota Palembang yang telah mengalami beberapa kali perubahan desain.Tugu Cempako Telok menjadi monumen keempat yang berdiri di lokasi tersebut.
Sebelumnya, kawasan Bundaran Air Mancur yang merupakan salah satu spot foto yang wajib dikunjungi saat ke Kota Palembang sudah beberapa kali berganti wajah. Bundaran Air Mancur ini sudah berdiri sejak tahun 1970.
Awalnya bundaran ini hanya terdapat tugu berukuran sekitar 40×40 cm yang dicat biru dengan tulisan putih. Lalu pada tahun 2013 direnovasi mengusung konsep yang lebih megah, mengadopsi konsep kosmos Buddha dengan Gunung Meru sebagai inspirasi utama.
Setelah itu, kawasan tersebut kembali direnovasi dengan konsep air mancur Asian Games menjelang SEA Games 2018. Pada akhir 2025 bundaran air mancur yang merupakan kawasan titik nol kilometer kembali direnovasi.







