Bupati Batang Hari Fadhil Arief terus berupaya mendorong para petani di daerahnya untuk memperkuat sistem ketahanan pangan. Hal itu dilakukannya agar wilayah yang menjadi daerah penyangga di Jambi ini bisa terwujud swasembada pangan.
“Kebutuhan utama manusia adalah pangan. Karena itu, mari kita perkuat sektor pertanian ini dalam program ketahanan pangan agar daerah Batang Hari bisa swasembada pangan,” kata Fadhil Arief, Sabtu (24/1/2026).
Fadhil mengatakan penguatan sektor pertanian tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup perbaikan tata kelola, pemanfaatan teknologi, serta pendampingan berkelanjutan kepada petani. Dia juga menegaskan komitmennya untuk mewujudkan swasembada pangan di daerah yang dipimpinnya dalam masa dua periode.
“Ketahanan dan swasembada pangan menjadi prioritas. Sektor pertanian harus kita perkuat agar mampu menopang ekonomi warga dan mengurangi ketergantungan dari luar daerah,” ujarnya.
Keinginan Fadhil untuk mewujudkan swasembada pangan itu juga terlihat saat dirinya menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada Brigade Pangan Tahun 2026. Peralatan bagi para petani itu diberikan Fadhil sesuai kebutuhan petani di Batang Hari.
Tidak hanya itu, Fadhil juga menyarankan agar ke depan para petani juga mesti berkolaborasi dengan penyuluh pertanian. Dia menyebut, jika penyuluh itu begitu penting agar strategi petani meningkatkan kualitas pertaniannya tercapai.
“Ini saya sampaikan, jika kepada para petani agar terus berkolaborasi dengan penyuluh pertanian. Penyuluh harus turun langsung ke desa-desa untuk mendampingi bapak dan ibu petani, supaya hasil tani kita baik dan maksimal,” sebut Fadhil.
Dengan memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani.
Fadhil menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan pihak terkait lainnya. Kolaborasi ini diyakini mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan serta menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan.
Dengan penguatan sektor pertanian, Pemkab Batang Hari optimistis target swasembada pangan dapat tercapai secara bertahap. Pemerintah berharap langkah ini tidak hanya menjamin ketersediaan pangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Mari kita tingkatkan dan wujudkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Kalau tahun 2025 kita belum bisa meningkatkan swasembada pangan karena kurang 55 ton, insyallah tahun ini meningkat,” ucap Fadhil
Selain sektor tanaman pangan, Bupati Fadhil Arief juga menyinggung sektor perkebunan, khususnya perkebunan kelapa sawit yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat Batang Hari. Ia meminta para pekebun agar menjaga kualitas bibit yang telah ditanam serta melakukan pemupukan secara optimal.
“Untuk para pekebun sawit, jaga bibit yang berkualitas dan pupuk dengan baik agar hasil panen bisa lebih banyak dan berkelanjutan,” tegasnya.
