Orchid Bakery, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), membuka peluang baru dengan menyediakan pekerjaan layak bagi 6-8 perempuan muda di kawasan Plaju, Palembang.
Orchid Bakery berdiri pada 2018 dari keresahan sepasang pelaku usaha yang kesulitan menemukan kue kering premium dengan kualitas rasa yang unggul. Dari pengalaman tersebut, Orchid Bakery menghadirkan produk andalan berupa nastar nanas premium yang memadukan resep turun-temurun dengan sentuhan modern dan hingga kini digemari konsumen.
Nama Orchid mencerminkan filosofi bunga anggrek yang tumbuh melalui proses perawatan dan ketelatenan. Berlokasi produksi dan outlet di Jalan Kapten Abdullah Lorong Saleh No. 43, Plaju, Palembang, Orchid Bakery memproduksi roti harian, jajanan pasar, serta snack box dengan harga Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu.
Menjelang Lebaran, Orchid Bakery memproduksi kue kering premium dengan harga Rp 100 ribu hingga Rp 190 ribu per toples dan mencatat omzet rata-rata Rp 30 juta hingga Rp 35 juta per bulan.
“Kami memulai dari nol dan sempat beberapa kali bangkrut, namun terus merawat usaha ini dengan ketekunan. Kini, Orchid Bakery tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberdayakan 6-8 perempuan muda,” ujar Rafif selaku founder Orchid Bakery.
Proses produksi yang terjaga menghasilkan produk berkualitas sekaligus berdampak pada peningkatan kesejahteraan pekerja. Salah satu karyawan, Rizki, bahkan mampu membeli motor dari penghasilannya di Orchid Bakery.
“Alhamdulillah, dari kerja di Orchid Bakery saya bisa beli motor sendiri dan lebih percaya diri membantu keluarga,” ujar Rizki.
Melalui pendampingan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Orchid Bakery memperoleh penguatan kapasitas usaha dan akses promosi melalui UMK Academy. Saat ini, Orchid Bakery tergabung dalam skala regional Sumbagsel, masuk Top 500 Nasional kompetisi DCE Telkomsel, serta meraih predikat Stand UMKM Terfavorit pada Karya Nyata Festival Vol. 11 DPRD Sumsel Oktober 2024. Orchid Bakery juga aktif mengikuti berbagai event kuliner untuk memperluas jangkauan pasar.
Selain berdampak pada ketenagakerjaan, Orchid Bakery menerapkan kepedulian lingkungan dengan mengalihkan sekitar 1-2 kilogram roti tidak layak konsumsi per bulan melalui kolaborasi dengan peternak lele untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan maggot.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa Orchid Bakery merupakan contoh nyata UMKM yang mampu bangkit dan menciptakan dampak sosial.
“Orchid Bakery membuktikan bahwa UMKM yang tumbuh mampu menciptakan dampak sosial nyata dengan memberdayakan 6-8 perempuan korban PHK. Kami bangga mendampingi perjalanan mereka hingga berkembang dan menjadi Stand UMKM Terfavorit,” ujar Rusminto.
